Berita

Mohammad Idris/Net

Dunia

Ingin Perbaiki Ekonomi, Taliban Tunjuk Haji Mohammad Idris sebagai Kepala Bank Sentral Afghanistan

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Taliban mulai melakukan sejumlah upaya untuk membantu meredakan gejolak ekonomi yang meningkat di Afghanistan, lebih dari seminggu setelah mereka merebut ibu kota Kabul.

Upaya itu salah satunya dengan menunjuk Haji Mohammad Idris sebagai penjabat gubernur bank sentral Afghanistan.

Idris diberi tanggung jawab untuk membantu menertibkan ekonomi yang lumpuh akibat perang, yang telah terombang-ambing selama lebih dari seminggu dengan bank-bank tutup dan banyak kantor pemerintah kosong.


"Dia diharapkan membantu mengorganisir institusi dan mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi penduduk," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, seperti dikutip Daily Sabah, Selasa (24/8).

Penunjukan itu, yang terjadi ketika Iran melanjutkan ekspor bahan bakar ke Afghanistan, terjadi di tengah masalah ekonomi yang semakin akut, dengan pekerja pemerintah tidak dibayar, banyak bisnis tutup dan meningkatnya tekanan pada harga barang pokok termasuk makanan dan bahan bakar rumah tangga.

Seorang pejabat senior Taliban mengatakan Idris, dari provinsi utara Jawzjan, memiliki pengalaman panjang menangani masalah keuangan dengan pemimpin gerakan sebelumnya, Mullah Akhtar Mansour, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak pada 2016.

Pejabat tersebut mengatakan, meskipun Idris tidak memiliki profil publik di luar gerakan dan tidak ada pelatihan keuangan formal atau pendidikan tinggi, dia adalah kepala bagian keuangan gerakan dan dihormati karena keahliannya.

“Ada banyak orang yang tidak dikenal dunia tetapi mereka memegang posisi kunci dan memiliki kontribusi besar. Haji Idris termasuk di antara mereka,” katanya.

"Saya yakin dia bahkan tidak belajar ilmu agama tetapi ahli dalam masalah keuangan," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya