Berita

Ketua Umum DPP PAN, Zulkfili Hasan saat acara HUT ke 23 PAN/RMOL

Politik

Zulhas Yakin Amandemen UUD 45 Tidak Terjadi, Ini Alasannya

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana amandemen UUD 1945 di Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) dipastikan tidak akan terjadi.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Ia menyampaikan pandangan itu dalam pidatonya di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 PAN di kantor baru DPP PAN, bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (23/8).


"Saya kira sampai pemilu yang akan datang amendemen tak akan terjadi. Tidak usah khawatir berlebihan," kata Zulhas.

Wakil Ketua MPR RI dari fraksi PAN ini menegaskan, isu wacana amendemen UUD 1945 yang berkembang belakangan ini tidak akan terjadi.

Menurutnya, jika itu terjadi seharusnya sudah sejak saat ia menjabat Ketua MPR RI kala itu yang agendanya hanya meloloskan Garis Garis Besar Haluan Negara atau Program Pembangunan Semesta Berencana.

"Zaman saya cuma 1, agendanya 1, yaitu garis-garis besar haluan negara atau program pembangunan semesta berencana, itu masa saya kemarin. Tapi sekarang isunya sudah banyak sekali, ada DPD ada partai-partai dll. Saya kira itu tidak akan terjadi," pungkasnya.

Acara HUT ke-23 PAN ini digelar secara hybrid di kantor barunya di bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan.  

Presiden Joko Widodo turut hadir secara virtual memberikan sambutan dan ucapan selamat ulang tahun untuk PAN.

Hadir secara daring memberikan tausiyah Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nasir, Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, dan Tri Sutrisno Bachir.

Turut hadir Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum Viva Yoga dan Yandri Susanto.

Kemudian, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Ketua DPP PAN Mumtaz Rais, Walikota Bogor Bima Arya, dan DPW-DPD dan kader PAN yang lainnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya