Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Net

Politik

M. Kece Berbahaya dan Sudah Melampaui Batas

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Desakan kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas youtuber, Muhammad Kece terus berdatangan. Kali ini, suara tersebut disampaikan oleh anggota DPD RI Fahira Idris.

Dia meminta pihak kepolisian segera menindak tegas dan menyerat M. Kece ke Pengadilan atas dugaan penghinaannya kepada agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kasus ini harus disikapi secara cepat dan proporsional agar tidak melebar dan melahirkan berbagai ekses negatif, kebencian dan permusuhan antarsesama anak bangsa dan umat beragama.


“Orang ini berbahaya. Ujaran-ujarannya sudah sangat melewati batas dan tidak bisa dibiarkan terus menerus menebar kebencian, permusuhan, bahkan dengan begitu arogannya menghina keyakinan umat Islam dan Nabi Muhammad SAW,” tegasnya kepada wartawan, Senin (23/8).a (23/8).

Fahira yakin, kecepatan menyelesaikan kasus M. Kece ini dalam koridor hukum menjadi solusi agar kasus ini tidak melebar kemana-mana atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana, merusak kerukunan dan mengadu domba antarumat beragama di Indonesia.

Masyarakat, terlebih di situasi pandemi seperti saat ini membutuhkan ketenangan, konsentrasi dan fokus untuk bergerak bersama menanggulangi dampak pandemi.

Tindakan cepat dan proporsional aparat penegak hukum menyelesaikan kasus ini lewat pengadilan sangat penting untuk tetap menjaga ketenangan dan ketentraman masyarakat yang saat ini juga harus berjibaku dan berjuang untuk tetap bisa bertahan menghadapi berbagai dampak pandemi.

“Saya meminta orang ini segera dihadapkan ke muka hakim di pengadilan. Jatuhkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Saya juga meminta umat untuk tetap tenang dan mengedepankan langkah-langkah hukum dalam menyikapi kasus ini. Kita tetap kawal kasus ini dan percayakan kepada aparat penegak hukum,” demikian Senator Jakarta itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya