Berita

Menteri BUMN Erick Thohir bersama KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa membahas rencana pemberian 44 juta Alkes dari pemerintah Amerika Serikat/Repro

Kesehatan

Bersama Erick Thohir, KSAD Andika Bahas Bantuan 44 Juta Alkes dari Amerika

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 02:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan pertemuan dengan US Army terkait bantuan alat kesehatan dari pemerintah Amerika Serikat.

Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari US Army, Theodore Leo Liebreich bersama jajarannya termasuk Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury. Donasi alat kesehatan yang semula direncanakan berjumlah 65 juta item, akhirnya dengan pertimbangan peningkatan kasus Covid-19 di Amerika akhirnya disepakati 44 juta bantuan yang akan diberikan kepada Indonesia.

Sebanyak 44 juta item tersebut meliputi 176 unit ventilator besertaspiro wave, masker KN-95, pakaian pelindung tenaga kesehatan (isolation gown),face shieldserta alat kesehatan lain untuk menunjang penanganan kasus covid-19 di Indonesia.


"Sejak dua hari yang lalu saya diberitahu oleh kantor pemerintah AS bahwa untuk berbagai pertimbangan, telah diputuskan bahwa mereka mengurangi jumlah ventilator untuk didonasikan, mungkin karena mereka juga membutuhkan alat tersebut," jelas Pahala seperti dalam tayangan Yuotube TNI AD, Minggu (22/8).

Selanjutnya, sebanyak 44 juta bantuan alat kesehatan ini akan dikirim secara bertahap dengan maskapai kargo milik Indonesia yaitu Citilink. Dua pesawat kargo berjenis Airbus A-330 Neo yang masing-masing berkapasitas 20 ton siap menjemput donasi dari pemerintah AS.

Selain itu untuk tambahan angkutan, Kementerian BUMN juga meminta bantuan armada pesawat kepada US Army yang juga dalam waktu dekat akan melakukan latihan bersama di Baturaja, Sumatra Selatan.

"Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, untuk men-charter pesawat komersial, Citilink. Citilink tentu saja merupakan bagian dari pesawat komersial Garuda. Kami akan menggunakan Airbus A330 Neo," tambah Pahala.

Dalam pertemuan ini juga dibahas rencana pemberian donasi berupa vaksin Jhonson n Jhonson sebanyak 5.000 dosis. Meski begitu, pemberian donasi berupa vaksin ini masih menunggu izin penggunaan dari Biofarma dan BPOM sebagai pemangku kepentingan dalam pendistribusian dan legalitas vaksin di Indonesia.

“Tentang vaksin, kita perlu untuk persetujuan dari pimpinan dan sistem legalitas, dan kebetulan biofarma ada di dalam naungan kementerian BUMN. Biofarma adalah satu satunya BUMN yang diberi wewenang mengimpor dan menyediakan vaksin di Indonesia," tambah Andika Perkasa.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya