Berita

Titik gempa dengan magnitudo 5,1Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu dini hari, 21 Agustus/Repro

Nusantara

Warga Timor Tengah Utara Rasakan Guncangan Gempa Magnitudo 5,1

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gempa dengan magnitudo 5,1 sempat dirasakan warga Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu dini hari (21/8).

Fenomena yang dirasakan warga setempat selama tiga detik ini berlangsung pada pukul 00.45 waktu setempat atau WIT.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara menginformasikan, tidak ada kepanikan di tengah warganya.


"BPBD memonitor kondisi masyarakat yang kondusif. BPBD juga melaporkan bahwa berdasarkan pemodelan, gempa tersebut tidak memicu terjadinya tsunami," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Sabtu sore (21/8).

Abdul Muhari juga menerima informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memutakhirkan parameter gempa. Di mana sebelumnya diinformasikan pada M5,4, namun berubah menjadi M5,1.

"Sedangkan dilihat dari pusat gempa, pemutakhiran menunjukkan pusat gempa berada pada 123 km barat laut Timor Tengah Utara dengan kedalaman 76 km," tuturnya.

Melihat dari jenis dan mekanisme gempa bumi, fenomena ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah lempeng Eurasia. BMKG mencatat analisis mekanisme sumber gempa yang menunjukkan mekanisme pergerakan  turun atau normal fault.

Pada indikator kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,1 dirasakan di Timor Tengah Utara pada III – IV MMI dan Alor II – III MMI. Skala IV MMI mendeskripsikan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi. Semakin tinggi MMI, semakin besar dampak yang dirasakan warga.

"Pascagempa tersebut, BMKG melaporkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan hingga Sabtu ini, pukul 02.30 waktu setempat atau 00.30 WIB," imbuh Abdul Muhari.

Berdasarkan analisis inaRISK, Kabupaten Timor Tengah Utara termasuk wilayah dengan potensi gempa dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 20 kecamatan dengan jumlah penduduk 33.270 jiwa yang berpotensi terpapar gempa bumi dengan kategori tersebut.

Namun demikian, catatan historis BMKG pada kurun waktu 1821 – 2018 menyebutkan tidak ada gempa terjadi di wilayah sekitar Timor Tengah Utara.

Mengutip catatan dari Wichmann dalam 'Waves of Destruction in the East Indies: the Catalogue of Earthquakes and Tsunami in the Indonesian Region from 1538 to 1877., Ron Haris peneliti paleotsunami dari Brigham Young University pernah menyampaikan bahwa Kupang pernah beberapa kali dilanda gempa dahysat, antara lain pada prakiraan waktu antara 1793 – 1795 dengan VIII MMI, 1813 pada IX MMI, 1829 pada VIII MMI, sedangkan di Kota Dili, Timor Leste, di tahun 1857 dengan IX – X MMI.

Timor Tengah Utara yang berada di tengah Pulau Timor ini berjarak 210 km dari Kota Kupang di sisi timur, sedangkan dengan Kota Dili berjarak 203 km di sisi barat.

"Masyarakat selalu diimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi gempa bumi. Dampak korban jiwa dan kerusakan lebih disebabkan karena struktur bangunan yang tidak mampu menahan guncangan, dan bukan fenomena gempanya," tutup Abdul Muhari.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya