Berita

Pengendara yang cekcok berdamai/Net

Nusantara

Usai Viral, Cekcok Pengendara Motor Ngaku Anggota Polisi di Latumenten Berakhir Damai

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 05:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polsek Tanjung Duren mempertemukan pengendara motor dan pengendara mobil di Jalan Latumenten Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang terlibat cekcok.

Dalam video berdurasi 44 detik yang viral itu, cekcok antara pengendara motor dan pengendara mobil terjadi saat kedua kendaraan tersebut saling berselisipan namun tidak sampai terjadi senggolan.

Saat mobil berjalan, salah seorang pengendara motor dari sisi kiri menuju ke tengah dan menggebrak kendaraan mobil yang dikendarai korban Jamico.


Bahkan pengendara motor itu mengancam dan mengaku sebagai anggota polda Metro

"Saat ini pihaknya sudah turun tangan menyelidiki kasus tersebut dan korban melalui akun instagram @polres_jakbar sudah melaporkan kejadian tersebut " ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar saat dikonfirmasi, Jumat (20/8).

Kompol Rosana Albertina Labobar yang akrab disebut Ocha bersama penyidik lalu mencari pengendara sepeda motor, sambil mengarahkan korban ke Polsek Tanjung Duren untuk membuat laporan polisi.

"Alhamdulillah tak memakan waktu lama, pelaku akhirnya berhasil diamankan dan pelaku pengancaman bukan anggota Polda Metro Jaya," kata Ocha.

Sementara itu, Kanit Reskrim AKP Fiernando Adriansyah langsung bergerak menyelidiki kasus tersebut.

Pelaku (pengendara sepeda motor) berinisial BDP (33) dan AN (45) bukan anggota Polda Metro Jaya.

Adapun alasan pelaku melakukan pengancaman karena pelaku kesal lantaran saat pelaku bersama pengendara lainnya keluar dari komplek Ruko Grogol Permai tiba-tiba ada kendaraan mobil berwarna putih membunyikan klakson dengan suara keras.

"Lantaran kaget kemudian pengendara motor tersebut emosi dan terjadi cekcok " ucap Fiernando.

Kini kedua belah pihak sudah kami pertemukan dan sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan keproses hukum.

"Kedua belah pihak sudah sepakat damai dan tidak mempersalahkan lagi," ucap Fiernando.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya