Berita

Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Afghanistan di alun-alun Kota Jalalabad, Rabu 18 Agustus 2021/Net

Dunia

Kelompok Taliban Lepaskan Tembakan Saat Bendera Afghanistan Dikibarkan, Tiga Tewas 12 Luka-luka

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bentrokan berdarah terjadi di Jalalabad Afghanistan pada Rabu (18/8) ketika sekerumuman pengunjuk rasa berusaha melawan pasukan Taliban. Sedikitnya tiga penduduk tewas dan 12 lainnya terluka dalam bentrokan itu.

Menurut saksi mata, bentrokan dimulai di Pashtunistan Square di timur kota Jalalabad, sekitar 115 km dari ibu kota Kabul ketika pasukan Taliban membubarkan paksa kerumuman penduduk yang berduyun-duyun menuju alun-alun kota untuk mengibarkan bendera nasional.

Jalan-jalan di Jalalabad padat dengan penduduk yang membentuk pawai kecil dengan sebagian berkendara dan membawa bendera, menjelang Hari Kemerdekaan Afghanistan pada 19 Agustus.

Kelompok Taliban menembaki kerumuman penduduk yang mengitari alun-alun untuk menurunkan bendera Taliban dan menggantinya dengan bendera Afghanistan.

Dalam rekaman video yang beredar, menunjukkan beberapa tembakan dilepaskan di jalan yang ramai. Penduduk yang berkerumun langsung berlarian menyelamatkan diri, Orang-orang bersenjata dari kelompok Taliban itu melepaskan tembakan, lalu menyerang kerumunan penduduk dengan tongkat yang kemudian mendapat perlawanan.

Aksi protes seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya. Ini untuk pertama kalinya penduduk memberi tanda perlawan terhadap pengambilalihan Taliban atas Afghanistan.

Populer

Data Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Masih Berbeda, Susi Pudjiastuti: Beri Angka yang Sejujurnya dan Sebenarnya!

Senin, 03 Oktober 2022 | 10:17

Bawa Keranda dan "Kardus Durian" ke Gedung Merah Putih, Gemas NU Minta KPK Tangkap Cak Imin

Rabu, 28 September 2022 | 13:44

Dituduh Kriminalisasi Anies, Firli Bahuri: Kerja KPK Diuji di Pengadilan, Bukan Hasil Opini

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 18:24

Waketum Partai Ummat Dikabarkan Jadi Tersangka KPK

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:15

Menunggu Sanksi FIFA untuk PSSI?

Senin, 03 Oktober 2022 | 19:06

Sedih Indonesia Masuk 100 Besar Negara Miskin, Susi Pudjiastuti: Yang Benar RI Negara Terkaya

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 09:22

Begini Kronologi Kerusuhan di Kanjuruhan yang Menyebabkan 127 Orang Meninggal

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:37

UPDATE

Edy Rahmayadi Serahkan Hibah GOR Rp 9 Miliar dan Bonus Atlet Rp 3 Miliar

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 04:48

Takziah ke Keluarga Korban Kanjuruhan, Pemuda Muhammadiyah: Wujud Keprihatinan Polri

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 04:24

Polda Sumut Cekal Keluarga Apin BK Bos Judi Online Cemara Asri

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:54

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:40

Di Hadapan Balkoters, Anies Cerita soal Ditinggal Sandiaga Hingga Duet dengan Ariza

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:22

Tinggal Nunggu Hari, PKB Klaim Duet Prabowo-Cak Imin Sudah Fiks

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:55

Hadapi Krisis Ekonomi Global, Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:40

Dipanggil jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:33

Orangnya Jokowi, Pengamat Ragukan Independensi Heru jadi Pj Gubenur Jakarta

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 01:53

Tingkatkan P3DN, Kapolri Ajak Pengusaha Daftarkan Produk Unggulan di e-Katalog

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 01:47

Selengkapnya