Berita

Pimpinan Majelis Ahlul Hidayah, Nusron Wahid saat mendampingi Airlangga Hartarto di acara Indonesia Bersholawat, Sabtu malam (14/8)/RMOL

Politik

Nusron Wahid: Penanganan Covid-19 Harus Dibarengi Pendekatan Spiritual

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 15:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Upaya penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) tidak bisa dengan hanya mengandalkan kerja-kerja pemerintah berupa pendekatan medis semata.

Pimpinan Majelis Ahlul Hidayah (Majelis AH) Nusron Wahid mengatakan, selain penanganan medis diperlukan usaha spiritual untuk beriringan dengan kerja pemerintah.

Digelarnya acara Indonesia Bersholawat, menjadi momentum yang tepat karena dibarengi juga dengan upaya maksimal dari pemerintah dalam menghadapi Covid-19.


Selama ini, kata Nusron kerja penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang diketuai oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah berjalan dengan baik.  

"Selain upaya dari sisi pendekatan medis melalui vaksinasi dan upaya pemulihan ekonomi, juga diperlukan penguatan dari sisi spiritual melalui doa. Meminta pertolongan kepada Allah SWT," ujar mantan Ketua Umum GP Ansor ini saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (15/8).

Politisi Golkar ini mengatakan, kebutuhan pendekatan spiritual itulah yang menjadi dasar bagi dirinya mendekatkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto rutin meluangkan waktu melaksanakan sholawatan. Seperti yang digelar semalam yakni acara Indonesia Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Sabtu malam (14/8).

"Acara semalam (Indonesia Bersholawat) dalam rangka untuk berdoa agar bangsa ini segera merdeka dari Covid-19," demikian kata Nusron.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah dua kali menghadiri acara Sholawatan bersama Majelis AH bersama ulama, habaib, kiai dan ribuan jamaah dari berbagai daerah secara virtual. Pada 18 Juni 2021 lalu dan pada Sabtu malam (14/8) di kediaman Habib Syech di Solo, Jawa Tengah.

Dalam organisasi pecinta zikir dan Sholawat itu Airlangga didaulat sebagai Mustasyar Aam atau Ketua Dewan Pembina di Majelis tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya