Berita

Data FKM UI yang menunjukkan kasus Covid-19 di Jakarta terus menurun/Repro

Kesehatan

Pakai Data UI, Anies Pastikan Penurunan Kasus Covid-19 di Jakarta Nyata

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 05:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Data terbaru dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menunjukan tingkat penularan Covid-19 di Jakarta sudah melandai.

Ini ditandai dengan menurunnya tingkat reproduksi virus (effective reproduction number/Rt) Covid-19.

Dalam paparan singkat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan bila makin tinggi atau Rt di atas 1, artinya kasus penularan makin cepat dan makin luas cakupannya.


Sebaliknya, bila Rt di bawah 1 artinya terkendali dan kasusnya berkurang.

"Bila tepat di angka 1, maka itu akan landai dengan jumlah yang konstan. Sedangkan bila di bawah 1 artinya pandeminya terkendali, kasusnya berkurang. Perhitungan terakhir dari FKM UI menunjukkan bahwa nilai Rt jakarta tepat di 1,0. Artinya, pandemi melandai," kata Anies dalam siaran YouTube Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (14/8).

Anies pun mewanti-wanti warga Jakarta untuk tetap taat pada protokol kesehatan, jangan sampai Rt Jakarta kembali naik.

"Bila mobilitas penduduk Jakarta tiba-tiba kembali tinggi, maka angka reproduction ini akan meningkat lagi, ini tentu harus kita jaga, momentum penurunan nilai Rt harus terus dilanjutkan," lanjut Anies, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Di satu sisi, menurunnya kasus covid harian membuat fasilitas kesehatan yang tadinya penuh berangsur menjadi sepi.

"Sekarang, apa dampak dari penurunan kasus baru, penurunan kasus aktif, penurunan laju penularan ini? Dampaknya sederhana, beban di fasilitas kesehatan kita di rumah sakit jadi berkurang," ucap Anies.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya