Berita

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Bidang Komunikasi, Faldo Maldini/Net

Politik

Gaduh #Jokowi404NotFound, Faldo Maldini Jadi Bulan-bulanan Warganet

SABTU, 14 AGUSTUS 2021 | 10:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tagar #Jokowi404NotFound ramai dibahas warganet di media sosial Twitter Sabtu (14/8). Tagar tersebut berkaitan dengan adanya mural bergambar mirip Presiden Joko Widodo yang dibubuhi tulisan "404: Not Found" di bagian mata.

Pembahasan mengenai mural tersebut makin ramai saat turut dibahas oleh Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Bidang Komunikasi, Faldo Maldini. Baginya, mural tersebut melanggar hukum jika tidak mengantongi izin.

“Jadi, mural itu, enggak salah. Kalau ada izinnya. Kalau tidak, berarti melawan hukum, berarti sewenang-wenang. Makanya, kami keras. Ada hak orang lain yang dicederai, bayangkan itu kalau tembok kita, yang tanpa ijin kita. orang yang mendukung kesewenang-wenangan, harus diingatkan," kata Faldo di akun Twitternya, Jumat (14/8).


Sontak, unggahan mantan BEM UI ini dibanjiri komentar dari warganet. Banyak yang mengkritik apa yang disampaikan Faldo tak mencerminkan demokrasi.

"Kalau birokrat sudah sepuh seumuran Pak Moerdiono dulu bilang begini, bisa dimaklumilah. Tapi ini masih muda, kok ngomong begini, aneh banget. Is joining power quo a fast way to getting old?" ujar Cendekiawan Nahdlatul Ulama, Ulil Abshar Abdalla.

Bahkan ada pula yang menyandingkan persoalan mural dengan keputusan pemerintah mengganti warna pesawat kepresidenan RI di tengah pandemi Covid-19.

"Faldo kritik graffiti semacam "Tuhan Aku Lapar" di Tangerang, lapar beli makan, dan bukan cat, katanya. Faldo lupa kali ya, idolanya ganti cat pesawat dengan biaya miliaran, bukannya memastikan rakyat tidak kelaparan," kritik akun Lukman SImanjuntak.

Kini, mural yang berada di Tangerang dihapus oleh aparat gabungan setempat. Gambar tersebut memperlihatkan gambar wajah mirip dengan Jokowi yang dibubuhi tulisan "404: Not Found" di bagian kedua mata.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya