Berita

Pakar hukum dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad/RMOL

Politik

Pakar: Wacana Penggulingan Jokowi Bukan Hal Haram

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Munculnya propaganda dan isu penggulingan adalah pengingat agar Presiden Joko Widodo memperbaiki kinerja dalam penanganan situasi pandemi Covid-19.

Begitu dikatakan pakar hukum Suparji Ahmad dalam webinar Kaukus Muda Indonesia bertema "Membaca Propaganda dan Isu Penggulingan Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19", Jumat (13/8).

"Jadi, ini sebagai alarm sebagai pemerintah agar lebih hati-hati dalam bekerja, agar lebih nyata dalam bekerja," ujar Suparji.


Menurutnya, semua pihak harus sepakat bahwa memunculkan wacana tentang pengulingan pemerintah bukan suatu yang haram, kalau dilihat dalam perspektif politik.

"Wacana ini harus dimaknai sebagai sebuah tantangan, sebagai sebuah harapan agar bekerja lebih baik," terangnya.

Pada sisi lainnya, pemerhati dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini tidak terlalu yakin penggulingan Jokowi bisa terjadi. Setidaknya, jika melihat posisi dukungan politik parlemen kepada pemerintah sangat besar.

"Kalau dalam konfigurasi politik yang sekarang terjadi dengan menggunakan mekanisme konstitusional, sesungguhnya itu (penggulingan) seperti sebuah imajinasi saja, ilusi saja," pungkasnya.

Hadir pembicara lainnya dalam diskusi ini yaitu pengamat politik CSIS Josep Kristiadi, tokoh muda Nahdlatul Ulama Moh Eksan, dan Ketua Umum PB HMI MPO Affandi Ismail Hasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya