Berita

Petani Rawa Pening menunjukkan sertifikat kepemilikan tanah di Sukodono, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (12/8)/RMOLJateng

Nusantara

Tak Terima Dituding Serobot Tanah Negara, Petani Rawa Pening Pamer Bukti Sertifikat

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 01:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi memperjuangan hak milik yang dilakukan para petani Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, semakin bergelora setelah mereka dituding menyerobot tanah negara, Kamis (12/8).

Puluhan petani Rawa Pening memprotes tuduhan telah menyerobot tanah negara. Mereka pun menunjukkan bukti sertifikat tanah yang mereka miliki.

"Kami punya sertifikat, jadi kami tidak terima dikatakan menyerobot tanah negara. Ini bukti sertifikat kami. Dengan fakta ini, siapa yang menyerobot, siapa yang diserobot," ujar salah satu petani, Imam Fauzi (36), Kamis (12/8), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Petani asal Sukodono, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang itu lantas memasang patok bertuliskan Hak Milik di tanah garapan miliknya.

Didampingi puluhan petani serta Tim Tujuh Paguyuban Forum Petani Rawa Pening Bersatu, Imam Fauzi juga membuktikan jika ia membayar pajak selama mengantongi sertifikat tanah hasil warisan orangtuanya, Zamzuri.

Sebelum memiliki sertifikat, pada petani zaman dahulu menggunakan kitir pajak dan Leter D.

"Kami tiap tahun bayar pajaknya. Terlambat sedikit didenda, jadi nyerobot yang bagaimana," tegasnya.

Setidaknya, Imam Fauzi mengaku selalu membayar per 50 are dalam satu tahun sebanyak Rp 250 ribu. Sekalipun pemerintah melakukan tebas panen, petani tetap akan rugi.

"Kalaupun lahan kami ditebas panen atau ganti rugi dengan uang tetap saja kami rugi. Setidaknya, ditebaskan Rp 20 juta sekali panen," tambah petani lainnya, Sukirno.

Dengan pemasangan papan Hak Milik ini, para petani yang didampingi Tim Tujuh Paguyuban Forum Petani Rawa Pening Bersatu akan terus memperjuangkan hak mereka.

"Kami tidak akan mundur. Kami akan terus memperjuangkan hak kami, ini ilegal bukan merampas atau malah dikatakan menyerobot," ujarnya.

Dari pantauan Kantor Berita RMOLJateng, sambil membawa papan bertuliskan Hak Milik rela para petani Rawa Pening menceburkan diri ke dalam rawa dengan ketinggian air sepinggang orang dewasa.

Para petani melalui Paguyuban Forum Petani Rawa Pening Bersatu menggelar sejumlah aksi sebagai upaya agar pemerintah memperhatikan kondisi mereka yang sudah dua tahun terakhir tidak dapat tanam dan panen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya