Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mengaku Hanya Iseng dan Tidak Butuh Uang, Pencuri Aset Kripto Kembalikan Sepertiga dari Hasil Curian Senilai 8,8 Triliun

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan jasa pengelola keuangan mata uang kripto Poly Network mengungkapkan bahwa peretas di balik salah satu perampokan cryptocurrency terbesar yang pernah ada telah mengembalikan lebih dari sepertiga koin digital senilai 613 juta dollar AS (sekitar 8,8 triliun rupiah) yang mereka curi.

Hal itu diungkap perusahaan dalam sebuah cuitan di akun Twitternya pada Rabu (11/8) waktu setempat. Mereka mengatakan bahwa sebanyak 260 juta dolar AS (3,7 triliun) dari dana yang dicuri telah dikembalikan, tetapi sisanya 353 juta dolar AS masih belum kembali.

Perusahaan, yang memungkinkan pengguna untuk menukar token di berbagai blockchain, mengatakan pada hari Selasa (10/8) bahwa telah diretas dan mendesak pelakunya untuk mengembalikan dana yang dicuri dan mengancam akan mengambil tindakan hukum.


Seseorang yang mengaku telah melakukan peretasan mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk bersenang-senang dan ingin mengekspos kerentanan sebelum orang lain dapat mengeksploitasinya, menurut pesan digital yang dibagikan oleh Elliptic, perusahaan pelacakan kripto, dan Chainalysis.

“Itu selalu menjadi rencana (untuk mengembalikan token), tulis peretas yang mengaku seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/8).

“Saya tidak terlalu tertarik dengan uang,” tambahnya.

Poly Network tidak menanggapi permintaan untuk detail lebih lanjut. Tidak segera jelas di mana platform itu berada, atau apakah ada lembaga penegak hukum yang menyelidiki pencurian itu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya