Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Hal itu diungkap perusahaan dalam sebuah cuitan di akun Twitternya pada Rabu (11/8) waktu setempat. Mereka mengatakan bahwa sebanyak 260 juta dolar AS (3,7 triliun) dari dana yang dicuri telah dikembalikan, tetapi sisanya 353 juta dolar AS masih belum kembali.
Perusahaan, yang memungkinkan pengguna untuk menukar token di berbagai blockchain, mengatakan pada hari Selasa (10/8) bahwa telah diretas dan mendesak pelakunya untuk mengembalikan dana yang dicuri dan mengancam akan mengambil tindakan hukum.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11