Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sudah Kuasai 65 Persen Wilayah Afghanistan, Taliban Diramalkan Rebut Ibu Kota Kabul dalam 90 Hari

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok Taliban semakin aktif dan gencar menduduki sejumlah wilayah yang dikuasai pemerintah Afghanistan, dan diduga mereka akan mampu mengisolasi ibu kota Kabul dalam 30 hari ke depan dan kemungkinan dapat mengambil alihnya hanya dalam waktu 90 hari ke depan.

Pernyataan tersebut diungkapkan salah seorang pejabat pertahanan AS yang mengutip informasi dari intelijen kepada Reuters pada Rabu (11/8).

Pejabat  yang berbicara  dengan syarat anonim itu mengatakan penilaian baru tentang berapa lama Kabul dapat bertahan adalah hasil dari keuntungan cepat Taliban ketika pasukan asing pimpinan AS pergi.


“Tapi ini bukan kesimpulan yang sudah pasti,” tambah pejabat itu, seraya mengatakan bahwa pasukan keamanan Afghanistan dapat membalikkan momentum dengan melakukan lebih banyak perlawanan.

Kelompok Islamis saat ini telah berhasil menguasai 65 persen Afghanistan dan telah mengambil atau mengancam akan mengambil alih 11 ibu kota provinsi, kata seorang pejabat senior Uni Eropa pada Selasa. Faizabad, di provinsi timur laut Badakhshan, pada Rabu menjadi ibu kota provinsi kedelapan yang direbut oleh Taliban.

Pertempuran sangat intens di kota Kandahar, kata seorang dokter yang berbasis di provinsi Kandahar selatan. Kota itu menerima sejumlah mayat pasukan Afghanistan dan beberapa Taliban yang terluka.

Kecepatan kemajuan Taliban telah mengejutkan pemerintah dan sekutunya. Kelompok itu, yang menguasai sebagian besar Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001, ketika digulingkan karena menyembunyikan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden setelah 11 September, ingin mengalahkan pemerintah yang didukung AS dan menerapkan kembali hukum Islam yang ketat.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya