Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in/Net

Dunia

Kecewa dengan Latihan Militer Korsel-AS, Korut Enggan Jawab Telepon

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Korea Selatan untuk melanjutkan latihan militer gabungan dengan Amerika Serikat (AS) telah mengecewakan Korea Utara. Terlebih keputusan itu diambil ketika dua Korea tengah menjalin upaya perdamaian.

Menurut pejabat Korea Selatan, Korea Utara tidak menjawab panggilan telepon dari Seoul melalui penghubung dan hotline militer selama dua hari berturut-turut.

Pada Selasa sore (10/8), Korea Utara telah menolak panggilan reguler dari Korea Selatan. Kemudian pada Rabu (11/8) pukul 9 pagi, panggilan melalui kantor penghubung antar-Korea dan saluran komunikasi militer di wilayah perbatasan timur dan barat juga tidak dijawab.


"Kami memantau situasi dengan cermat," kata seorang pejabat militer Korea Selatan, seperti dikutip Yonhap.

Penolakan Korea Utara dilakukan setelah Pyongyang mengeluarkan serangkaian kritik atas latihan militer gabungan yang sedang digelar Korea Selatan dan AS pada bulan ini.

Pejabat senior Korea Utara Kim Yong-chol mengatakan keputusan Seoul untuk melanjutkan latihan militer dengan AS akan menimbulkan konsekuensi serius bagi keamanan.

"Mereka harus dibuat untuk memahami dengan jelas betapa mahalnya mereka harus membayar untuk menjawab itikad baik kami dengan tindakan bermusuhan setelah melepaskan kesempatan untuk meningkatkan hubungan antar-Korea," ujarnya.

Kecaman atas latihan militer itu juga diberikan oleh adik perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong.

Jalur komunikasi antar-Korea sendiri baru dipulihkan pada akhir bulan lalu, setelah setahun ditutup karena ketegangan kedua negara.

Perbaikan hubungan mulai terjadi ketika Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertukar surat, serta berkomitmen untuk meningkatkan hubungan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya