Berita

Petugas melakukan pemeriksaan Covid-19 Thailand kepada warga/Net

Dunia

Susul Indonesia dan Malaysia, Thailand Masuk ke Daftar Risiko Perjalanan Tertinggi Covid-19 Versi CDC AS

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 12:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memasukkan tujuh negara baru ke dalam kategori risiko tertinggi Covid-19 pada Senin (9/8) waktu setempat.

Dalam rilis terbarunya itu, CDC memasukkan Thailand, menyusul tiga negara Asia Tenggara lainnya termasuk Indonesia, Malaysia dan Myanmar ke dalam kategori tingkat Covid-19 Level 4, yaitu level tertinggi merujuk pada situasi kasus di negara tersebut.

“Karena situasi saat ini di Thailand, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh pun mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian Covid-19,” kata CDC di situs webnya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (10/8).


Enam negara lain yang masuk kategori pada Senin adalah Eswatini, Prancis, Polinesia Prancis, Islandia, dan Israel.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand dalam laporannya yang dirilis pada Selasa (10/8) mencatat bahwa negara memiliki rekor tertinggi  235 kematian Covid-19 baru dan mencatat 19.843 kasus baru selama 24 jam terakhir.

Dalam panduan perjalanannya yang lebih luas, CDC merekomendasikan untuk tidak melakukan semua perjalanan internasional sampai seseorang menerima suntikan vaksin lengkap.

“Wisatawan yang divaksinasi penuh lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan dan menyebarkan Covid-19. Namun, perjalanan internasional menimbulkan risiko tambahan, dan bahkan pelancong yang divaksinasi lengkap mungkin berisiko lebih tinggi untuk mendapatkan dan mungkin menyebarkan beberapa varian Covid-19,” kata badan tersebut.

Destinasi yang masuk dalam kategori risiko ‘sangat tinggi’ memiliki lebih dari 500 kasus per 100.000 penduduk dalam 28 hari terakhir, menurut parameter CDC.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya