Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Langkah Presisi Kapolri Amankan Pertumbuhan Ekonomi

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Apresiasi diberikan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang bergerak cepat dalam mengamankan pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2021.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan menilai langkah Kapolri menerbitkan Telegram pada para Kapolda sudah tepat.

Apalagi Telegram tersebut berisi perintah agar Direskrimum dan Direskrimsus melanjutkan dan meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi dengan BPKP, Kejaksaan, dan BPK di wilayah masing-masing. Tujuannya, untuk melaksanakan pemantauan dan pengawasan terhadap realisasi belanja APBD, serta pendampingan dan asistensi terhadap pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional.


“Kami mengapresiasi langkah sigap Kapolri mewujudkan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparan Berkeadilan), yang benar-benar diterapkan di tengah beban dan tanggung jawab yang terus bertambah,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/8).

Dedi Irawan mengurai bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 yang meroket hingga 7,07 persen (yoy) harus tetap terjaga dengan baik di kuartal selanjutnya.

Pertumbuhan yang sudah positif ini harus diamankan. Segala sektor yang menunjang pertumbuhan itu harus dikawal dengan baik, sehingga tren positif ini dapat terus terjaga dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Untuk itu, sikap tegas Kapolri merupakan bagian kontribusi dari elemen pemerintah yang memiliki sense of crisis.

"Polri salah satu garda terdepan bersama TNI dan organisasi masyarakat dalam penanganan Covid 19 di lapangan. Di satu sisi Polri juga tetap konsen pada tugas lainnya dalam hal pengamanan pembangunan, sehingga pertumbuhan ekonomi yang sudah membaik ini dapat konsisten hingga akhir tahun,” sambung Dedi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya