Berita

Politik

Arief Poyuono Malu, Balihonya Dipasang Rakyat Dimana-mana

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 13:55 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono tidak bisa banyak bicara. Dia kaget karena antusiasme pendukungnya bukan hanya di platform digital. Kelompok yang menamakan diri Relawan Arief Poyuono Bukan Capres 2024 tidak hanya membagikan montase poster Arief Poyuono, tapi juga mencetaknya dalam ukuran raksasa dan akan memasangnya di banyak titik di kota-kota strategis Indonesia.

Di dalam poster raksasa dengan background berwarna merah putih itu, Arief Poyuono tampil seadanya. Mengenakan celana pendek berwarna biru sambil bertelanjang dada. Dia memeluk seekor ayam pelung jantan dan tersenyum lebar.

Dalam foto yang diterima redaksi, terlihat poster raksasa itu sedang dipamerkan dua anggota Relawan Arief Poyuono Bukan Capres 2024. Tertulis di dalam poster, “Baliho Arief Poyuono dipasang rakyat dimana-mana. Arief Poyuono malu karena rakyat lagi susah.”


“Waduh baliho ku mulai bertebaran ini. Kok mereka pada membentuk Relawan Arief Poyuono Bukan Capres 2024. Dan baliho mulai banyak dipasang,” ujar Arief Poyuono kepada redaksi (Senin, 9/8).

Ide menyebarkan baliho Arief Poyuono ini disambut baik temannya sesama aktivis, Don Adam.

Di akun Twitter miliknya, Don Adam mengatakan, poster tersebut dipasang oleh Relawan Arif Poyuono Untuk Sejahtera se-Indonesia yang disingkat Relawan Apusin.

“Target akan dipasang di 34 Provinsi dan seribu kota seluruh Indonesia,” ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya