Berita

Peserta vaksinasi bersama petugas vaksinasi berpose bersama Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji di Kabupaten Tangerang, Minggu kemarin, 8 Agustus/RMOL

Kesehatan

Pangdam Jaya Apresiasi 700 Penderita Kanker Ikuti Vaksinasi Massal di Kabupaten Tangerang

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi massal untuk masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya untuk yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), kembali digelar Kodam Jaya pada Minggu kemarin (8/8).

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, terkesima dan mengapresiasi dengan banyaknya Pasien Komorbid, terutama kanker, di Kabupaten Tangerang yang divaksin Covid-19.

Pasalnya, Mulyo mencatat dari keseluruhan peserta sebanyak 1.300 peserta yang mendaftar secara online, ada 700 peserta masuk ke bagian kelompok komorbid dengan berbagai penyakit bawaan seperti kanker.


"Di Kabupaten Tangerang sebanyak 700 orang itu adalah pasien kanker (komorbid) yang berani datang ke sini untuk melaksanakan vaksin," ujar Mulyo Aji dalam keterangan tertulis, Senin (9/8).

Menurutnya, antusiasme kehadiran pasien komorbid kali ini memang cukup besar dibanding pelaksanaan di lokasi lain seperti yang rutin berlangsung di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

"Tetapi di Kabupaten Tangerang ini sangat luar biasa sekali," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar, mengucapkan terima kasih atas kerja sama Kodam Jaya, Pemerintah Kab. Tangerang, Kodim 0510/Tigaraksa, Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (Peraboi), Kementerian Kesehatan, Yayasan Kanker Indonesia, serta Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

"Saya ucapkan terimakasih telah memberikan vaksinasi kepada pasien pasien penyintas kanker, ini merupakan kolaborasi yang baik termasuk dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Kabupaten Tangerang," Ucap Zaki.

Ke depan, Zaki berharap program vaksinasi bagi penderita/penyintas kanker ataupun penyakit-penyakit lainnya bisa juga dilakukan seperti halnya vaksinasi kemarin tersebut.

Ketua Peraboi, Walta Gautama menambahkan, vaksinasi bagi komorbid khususnya pasien kanker sangat penting dilakukan. Sebab, risiko kematian akibat terpapar Covid meningkat hingga enam kali lipat bagi pasien kanker.

"Apabila pasien normal terkena Covid, itu angka kematiannya kira-kira 4 sampai 5 persen. Tapi, pada pasien kanker, data di luar negeri kurang lebih 26 persen," demikian Zaki.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya