Berita

Lambang perguruan karate Kala Hitam/Net

Nusantara

Tindak Lanjuti Munaslub Ilegal, Ketua Yayasan Karate Kala Hitam Tunjuk Kuasa Hukum

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Upaya hukum dilakukan Ketua Yayasan Perguruan Olahraga Karate Kala Hitam HA. Ronny Simon untuk menindaklanjuti acara Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang dilakukan sekelompok orang dengan mengatasnamakan diri sebagai pengurus Perguruan Karate Kala Hitam.

Munaslub yang digelar di Food Court Pondok Mansyur Jalan Dr. Mansyur Medan, Minggu (8/8) dinilai tidak sah. Pertama karena tidak sesuai dengan ketentuan aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Yayasan Perguruan Olahraga Karate Kala Hitam.

Sementara alasan kedua, Panitia Penyelenggara Munaslub Perguruan Karate Kala Hitam diketuai Arie T. Winta Karna (nama asli Arie Trisna) dan Sekretaris Rudi Hartono bukan sebagai Pengurus Yayasan Perguruan Olahraga Karate Kala Hitam maupun Pengurus Perguruan Karate Kala Hitam.


Ronny Simon sebagaimana diberitakan Koran Medan, telah menunjuk kuasa hukum dari Eksakta Legal Firm (ELF) dan memberi kuasa penuh pada advokat Hanung Hudiono, Joni Wijaya, Elyas Situmorang, Julianto Emmanuel Sidabutar, Hermanto, dan Iskandar Simatupang.

Penerima Kuasa diberi hak untuk melakukan segala bentuk korespondensi dengan pihak lain yang terkait menghadap di muka Pengadilan, Kepolisian, Badan-badan Kehakiman lainnya atau instansi lainnya.

Penerima Kuasa diberi hak untuk membela kepentingan hukum pemberi kuasa sebagaimana diatur dalam Hukum Acara Pidana serta UU Advokat.

H.A. Ronny Simon selaku Ketua Yayasan tanggal 3 Agustus 2021 menyampaikan surat kepada Kapolrestabes Medan cq Kasat Intelpam agar pihak Kepolisian tidak memberikan izin keramaian kepada pihak Panitia Penyelenggara Munaslub Perguruan Karate Kala Hitam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya