Berita

Salah satu kawasan menerapkan lockdown/Net

Politik

Emrus Sihombing: Bisa Saja Lockdown Pilihan Terbaik, Walau Terlambat

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 05:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus mengubah paradigma dalam memposisikan masyarakat dalam efektifitas penanganan pandemi Covid-19.

Pakar komunikasi Emrus Sihombing mengatakan, mencermati pola semala ini, penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah cenderung menjadikan masyarakat sebagai objek dari penanganan.

Hasilnya, kata dia, walaupun kasus Covid-19 mengalami penurunan, tetapi penambahannya juga tidak bisa dikatakan sedikit.


Untuk menambah efektifitas penanganan pandemi, Emrus pun menyarankan pemerintah mengubah paradigma dengan memposisikan masyarakat sebagai subjek utama.

"Sebaiknya pemerintah, yang bersangkutan mau mendengar dan mengimplementasikan masukan yang mampu mengatasi Covid-19 secara efektif di hulu yang memandang masyarakat sebagai subjek," ujar Emrus kepada wartawan, Sabtu (7/8).

"Yakni dengan menumbuhkan kesadaran, membentuk sikap dan merubah perilaku taat prokes melalui suatu strategi komunikasi publik asertif," terangnya.

Setelah mendengar masukan masyarakat secara utuh, lanjut Emrus, pemerintah bisa merumuskan kembali strategi untuk segera mengentaskan pandemi.

"Nah boleh jadi pilihan terakhir dengan lockdown, walupun sudah terlambat. Saya sebut sebagai lockdown terpaksa," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya