Berita

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar (pojok kanan) saat melaunching Mobil Vaksinasi Keliling untuk warga Kabupaten Tangerang/RMOL

Politik

Modifikasi Metode Massal Jadi Jemput Bola, Bupati Tangerang Hadirkan Mobil Vaksinasi Keliling Hingga Pelosok

SABTU, 07 AGUSTUS 2021 | 18:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Untuk memperluas cakupan vaksinasi bagi masyarakat, dan guna mempercepat tercipatanya kekebalan komunal (herd Immunity), pemerintah Kabupaten Tangerang berinovasi dengan menghadirkan Mobil Vaksinasi Keliling untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok Desa.

Pada Jumat kemarin (6/8), Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar telah meluncurkan pengoperasian Mobil Vaksinasi Kabupaten Tangerang, tepatnya di Kecamatan Kelapa Dua yang menjadi zona merah.

"Dan sekarang kita coba usahakan untuk mempercepat proses vaksinasi di Kecamatan Kelapa Dua, salah satunya dengan Mobil Vaksinasi Keliling," ucap Zaki melalui keterangan tertlis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/8).


Dalam acara launching mobil vaksinasi tersebut Zaki hadir bersama Kapolres Metro Tangsel, Kajari Tigaraksa, Dandim 05/10, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang.

Kemarin, mobil vaksinasi Kabupaten Tangerang melakukan vaksinasi kepada warga di RW 14 Perumahan Islamic, Kecamatan Kepala Dua.

Di sela-sela kunjungannya kemarin, Zaki menyatakan, keberadaan armada Mobil Vaksinasi Keliling ini untuk mempermudah dan menjangkau masyarakat dalam rangka mempercepat dan mempermudah proses vaksinasi di lingkungan RT maupun RW terutama, di kecamatan yang masuk zona merah hingga ke pelosok wilayah Tangerang.

"Mobil Vaksinasi Keliling ini upaya jemput bola, jadi nanti bisa di tempat-tempat atau di sekretariat RT atau RW yang ada di daerah masing-masing, kapasitasnya bisa melayani sampai 200-300 orang yang divaksin," lanjutnya.

Kata Zaki, untuk saat ini baru ada satu mobil vaksinasi yang sudah siap dioperasikan, Akan tetapi, pihaknya akan menyediakan tiga unit mobil vaksinasi lagi agar bisa jemput bola di daerah-daerah atau di pelosok-pelosok kampung ataupun Desa.

"Insya allah secepatnya bertambah jadi tiga lagi Mobil Vaksinasi Keliling," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desiriana Dinardiani mengatakan, tujuan Mobil Vaksinasi Keliling ini adalah untuk mendekatkan masyarakat yang belum divaksinasi. Karena selama ini vaksinasi dilakukan di puskesmas, rumah sakit dan di beberapa sentra-sentra vaksinasi yang disediakan oleh pemerintah.

Maka dari itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, diterangkan Desriana, memerlukan strategi yang lain untuk menggenjot vaksinasi. Karena, banyak juga masyarakat terutama yang di pedesaan yang tidak sempat atau sulit menjangkau sentra-sentra vaksin yang tersedia.

"Kita berinisiatif untuk melakukan jemput bola, jadi kita yang mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada masyarakat di lingkungan-lingkungan khususnya desa," ujarnya menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya