Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Agar Masyarakat Bisa Persiapan, Fahira Idris: Pengumuman Status PPKM Jangan Mepet

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 22:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beberapa kali pemerintahan mengumuman perpanjangan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dilakukan mepet.

Anggota DPD RI Fahira Idris meminta pemerintah tidak mengumumkan perpanjangan PPKM level 4 diujung waktu. Kata fahira, dengan pengumuman beberapa hari jelang berakhir, masyarakat bisa melakukan persiapan diri.

Ia memahamai, pemerintah sebelum memperpanjang penuh dengan kehati-hatian. Namun demikian, harus didasarkan pada fakta di lapangan.



“Idealnya sehari sebelum berakhir batas waktu perpanjangan PPKM level 4 (8 Agustus 2021) sudah ada kejelasan status PPKM Level 4 agar masyarakat bisa menyusun rencana dan melakukan berbagai persiapan,” ujar Fahira Idris, Jumat (6/8).

Menurut Senator Jakarta ini, semua lapisan masyarakat baik itu pengusaha, pelaku UMKM, pedagang kaki lima, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan penting.

Ia meyakini petugas atau aparat negara terutama yang bertugas di lapangan mengamankan PPKM juga perlu persiapan untuk menyusun rencana serta melakukan penyesuaian aktivitas. Dengan mengumumkan lebih awal, Fahira mengatakan masyarakat akan sangat terbantu .

“Masyarakat bisa segera melakukan persiapan, penyesuaian dan menyusun berbagai rencana. Jika ada jeda waktu masyarakat terutama pelaku usaha akan lebih siap apapun keputusan pemerintah nanti,” tandas Fahira Idris.

Sebelumnya Pemerintah kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai Selasa (3/8/2021) hingga 9 Agustus 2021 atau senin pekan depan.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Pemerintah pada Senin malam (2/8).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya