Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Gibran Berani Buka-bukaan Soal Baliho Puan, Pengamat: PDIP Megawati Bukan Jokowi, dan Begitulah yang Terjadi

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 20:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap berani Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membuka informasi sebenarnya dari pemasangan baliho Ketua DPR RI, Puan Maharani, menuai beragam komentar.

Beberapa kalangan menganggap, pengakuan Gibran yang menyebut dirinya diperintah PDI Perjuangan memasang baliho Puan di Solo, adalah bentuk pembangkangan terhadap partai.

Ada pula kalangan lain yang menganggap Gibran tengah menunjukkan loyalitasnya sebagai kader PDIP, agar bisa terus berkiprah di kancah perpolitikan di daerah maupun nasional.


Tapi menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, sikap Gibran dia anggap sebagai sesuatu yang wajar. Ia menduga, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sadar bahwa ayahnya sudah tidak akan menjadi Kepala Negara lagi di 2024 nanti.

"Jokowi di 2024 tak jadi presiden lagi. Jadi PDIP mesti ambil langkah-langkah sendiri tanpa Jokowi," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/8).

Saat ditanya terkait merenggangnya hubungan antara Jokowi dan PDIP, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini tidak bisa memungkirinya.

Pasalnya, isu tersebut dia lihat bukan hanya isapan jempol belaka. Melainkan sangat terlihat dan semakin dipertegas dengan manuver Gibrani yang membongkar rahasia baliho Puan adalah perintah partai.

"Karena PDIP itu Megawati, bukan Jokowi. Begitulah yang terjadi, begitulah keadaannya yang saat ini terjadi. Istana (Jokowi) dan PDIP (Megawati) punya kepentingan yang berbeda. Dan dalam politik itu hal biasa," demikian Ujang Komarudin.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut memasang baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani di kota yang sekarang dipimpinnya. Disebutkan, setidaknya ada 14 titik baliho bergambar Ketua DPP PDIP itu terpampang di sudut-sudut jalan.

Kepada wartawan, Gibran mengakui ikut memesan baliho bergambar Puan. Dia juga mengaku bahwa pemasangan baliho tersebut dilakukan atas instruksi dari PDIP sebagai partai yang mengusungnya di Pilkada Kota Solo 2020.

"Iya. Itu ada instruksi dari partai," katanya usai meninjau Pasar Klewer bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/8) kemarin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya