Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani/Ist

Politik

Komisi I DPR Maklumi Kamala Harris Tidak Mampir ke Indonesia

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 12:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak adanya nama Indonesia dalam daftar tur Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris ke Asia Tenggara bukan menjadi masalah besar yang harus dipolemikkan.

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani mengingatkan, sejauh ini hubungan antara Indonesia dengan AS baik-baik saja.

"Kami sangat memahami jika Indonesia tidak masuk dalam daftar kunjungan Wakil Presiden Harris," ujar Christina kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/8).


Christina menyebutkan, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat sangat harmonis. Bahkan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi baru saja berkunjung ke Negeri Paman Sam tersebut dan bertemu dengan Menlu Amerika Serikat, Antony Blinken.

Bagi legislator Partai Golkar ini, pertemuan antarmenteri itu juga menjadi bagian catatan penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

"Pertemuan tersebut merupakan dialog strategis pertama dari kedua negara sejak peresmian kemitraan tahun 2015," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya