Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Elektabilitas Anies-AHY Tinggi, Demokrat: Belum Saatnya Kami Bahas, Pandemi Masih jadi Prioritas

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 09:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada simulasi Pilpres 2024 sebagaimana survei nasional Indostrategic mendapat banyak sorotan. Pasalnya, pasangan ini menjadi yang paling diunggulkan.

Spekulasi politik lantas muncul di publik. Salah satunya, apakah Partai Demokrat akan legawa jika AHY menjadi cawapres di 2024, atau justru sebaliknya.

Menanggapi itu, Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik lonjakan elektabilitas AHY. Menurutnya, capaian itu semakin menunjukkan bahwa rakyat berharap ada regenerasi kepemimpinan muda di negeri ini.


"Kami menyambut baik dan berterima kasih, atas munculnya harapan rakyat agar ada regenerasi kepemimpinan di tahun 2024 dengan munculnya ketum AHY sebagai salah satu paslon dengan elektabilitas tertinggi," kata Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/8).

Adapun, terkait kemungkinan pihaknya menerima jika AHY menjadi cawapres dari Anies Baswedan di 2024 sebagaimana simulasi pilpres menempati posisi teratas, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat ini enggan membahasnya terlalu jauh. 

"Bagi kami, Pilpres 2024 itu sendiri belum saatnya untuk dibahas. Karena pandemi saat ini menjadi prioritas. Tak pantas dan tak elok membahas Pilpres di saat rakyat banyak yang sedang susah," tuturnya.

"Tentu pada saatnya, kami akan membahas mengenai Pilpres ini. Tetapi, tidak sekarang," demikian Herzaky.

Pada simulasi sejumlah nama pengkutuban bursa Pilpres 2024, pasangan capres-cawapres potensial dijuarai oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Pasangan Anies-AHY mendapatkan perolehan suara tertinggi sebesar 20,25 persen," ujar Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khairul Umam saat memaparkan hasil surveinya bertema "Mengukur Elektabilitas Capres Potensial, Partai Politik dan Aspirasi Perubahan Sistem Pemilu 2024" pada Selasa (3/8). 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya