Berita

Ketua Umum Nasir Tamara Persatuan Penulis Indonesia (Satupena)/Net

Politik

Nasir Tamara Masih Ketua Umum Satupena yang Sah

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 08:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) di bawah Ketua Umum Nasir Tamara adalah yang legal dan memenuhi syarat aturan organisasi.

Begitu tegas Kuasa Hukum Satupena, Robby F. Asshiddiqie, menanggapi polemik di tubuh organisasi Satupena setelah ada oknum yang mengatasnamakan diri Kelompok Peduli Satupena menggelar Rapat Luar Biasa Anggota (RLBA) pada tanggal 1 Agustus 2021.

Kelompok ini mengaku bahwa RLBA merupakan hak anggota yang telah disampaikan surat tertulisnya kepada badan pengurus.


Robby F. Asshiddiqie mengurai bahwa ada upaya kudeta yang hendak dilakukan oleh kubu yang mengaku sebagai caretaker RLBA Satupena. Masalah ini berawal dari adanya permasalahan internal yang berujung kepada mundurnya Sekretaris Umum Satupena, Mikke Soesanto.

Sejak itu, Mikke  yang sebelumnya ditunjuk sebagai Ketua Panitia RA Satupena menggiring ke arah RLBA, padahal sebelumnya sudah disepakati  jadwal RA  pada tanggal 15 hingga 16 Agustus 2021 yang akan datang.

Atas alasan tersebut, dirinya kemudian ditunjuk sebagai penasehat hukum yang membantu organisasi Satupena  yang akan menyelenggarakan Rapat Anggota menentukan perjalanan organisasi.

“Adanya permintaan sekelompok orang minta diselenggarakan RLBA,  Badan Pengurus yang diketuai Dr. Nasir Tamara menanggapi bahwa RLBA belum perlu. Sebab, kita sudah jadwalkan Rapat Anggota Satupena dengan agenda yang sama pada tanggal 15 hingga 16 Agustus nanti,"  urainya.

Dia pun bertanya-tanya tentang alasan kelompok ini memaksakan diri mengadakan  RLBA tanggal 1 Agustus kemarin. Ini berarti mereka sudah mantap untuk 'berseberangan' dengan Badan Pengurus dan Organizing Committee Rapat Anggota Satupena.

Robby menegaskan, apa yang dilakukan oleh Badan Pengurus yang dipimpin Dr. Nasurelah sesuai dengan Anggaran Dasar Satupena. Badan Pengurus tidak pernah melalaikan surat permintaan untuk diadakannya RLBA Satupena.

Kalau mereka bersandar pada Pasal 14 Anggaran Dasar, Badan Pengurus juga seharusnya diberikan waktu 30 hari untuk menyelenggarakan RLBA.

“Itu pun kalau dianggap perlu. Ini belum ada 30 hari mereka langsung frontal mengadakan RLBA sendiri," ujar Robby.

Kuasa Hukum Satupena  Robby F. Asshiddiqie menyatakan Badan Pengurus Perhimpunan Penulis Satupena di bawah Ketua Umum Nasir Tamara dengan Sekretaris Umum Wina Armada dan Bendahara Umum Nasihin Masha tidak benar sudah demisioner seperti diberitakan di media massa.

Steering Comittee yang dipimpin Chappy Hakim dengan anggota antara lain Ilham Bintang, Azyumardi Azra, Komaruddin Hidayat, Eka Budianta, Andrik Purwosito telah merekomendasikan agar Rapat Anggota tetap diselenggarakan tanggal 15 hingga 16 Agustus 2021.

“Organizing Comittee sudah dibentuk dan disempurnakan keanggotaannya dan sudah bekerja menyelenggarakan Rapat Anggota itu. Sebelum terselenggara RA yang legal dan membuat keputusan, Badan Pengurus pimpinan Nasir Tamara tetap legal dan menjalankan sisa waktu kepengurusannya sampai dilaksanakannya Rapat Anggota yang legal,” tegas Robby.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya