Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pembangunan JIS/Net

Nusantara

Walau Pembangunan Belum Rampung, Jakarta International Stadium Sudah Pecahkan 3 Rekor MURI

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 16:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jakarta International Stadium yang akan menjadi kandang bagi tim sepakbola kebanggaan ibukota, Persija Jakarta mencatatkan prestasi mengagumkan.

Sebab, meski pembangunan stadion belum rampung 100 persen, JIS sudah memecahkan 3 rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Pertama adalah rekor pengangkatan struktur atap stadion terberat. Di mana atap stadion ini bobotnya mencapai 3.900 ton.


Rekor kedua, JIS menjadi stadion pertama yang menggunakan sistem atap buka-tutup. Semua stadion di Indonesia selama ini masih berdesain atap terbuka. Termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dipugar terakhir kali di era Presiden Joko Widodo.

Rekor selanjutnya adalah stadion green building dengan sertifikasi platinum pertama. JIS memang satu-satunya stadion berstandar FIFA yang dibangun dengan konsep green building pertama di Indonesia.

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto selaku konstruktor pembangunan Stadion JIS, menegaskan bahwa ketiga rekor itu tidak akan tercipta tanpa keterlibatan semua pihak.

Dia menyampaikan rasa terima kasih, lantaran JIS berhasil memecahkan rekor-rekor yang membanggakan.

"Saya ucapkan terima kasih setiap dukungan, arahan dan bimbingan serta masukan yang telah diberikan," katanya beberapa waktu lalu.

JIS berdiri di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi yang berada di Jakarta Utara. Stadion ini ditaksir bisa menampung penonton hingga 82 ribu orang.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa pembangunan JIS belum rampung. Dia meminta warga Jakarta mendoakan agar pembangunannya selesai tepat waktu. Targenya, Desember 2021 sudah bisa digelar pertandingan perdana di stadion tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya