Berita

Potret survei Indostrategic terkait elektabilitas Capres 2024/Repro

Politik

Beda Tipis dengan Prabowo, Jika Pilpres Hari Ini Elektabilitas Anies Baswedan 17 Persen

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 22:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapatkan tingkat elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden (Capres) potensial di 2024. Namun, elektabilitas Prabowo beda tipis dengan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi runner-up.

Demikian hasil temuan survei Indostrategic bertema "Mengukur Elektabilitas Capres Potensial, Partai Politik & Aspirasi Perubahan Sistem Pemilu 2024" dengan quisioner jika Pilpres diadakan hari ini siapa sosok yang akan dipilih.

"Jika Pemilu dilaksanakan hari ini, tokoh dengan elektabilitas tertinggi adalah Prabowo Subianto (17,5 Persen), disusul Anies Baswedan (17,0 Persen)," ujar Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khairul Umam saat memaparkan hasil surveinya, Selasa (3/8).


Umam melanjutkan, pada posisi ketiga ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan perolehan 8,1 persen dan urutan keempat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 7,0 persen.

Pada urutan berikutnya ada nama Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno dengan raihan 6,8 persen. Disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 6,4 persen.

"Lalu Tri Rismaharini (4,1 persen), Gatot Nurmantyo (1,8 persen), Khofifah Indar Parawansa (1,8 persen), dan Erick Thohir (1,0 persen)," demikian Umam.

Survei Indostrategic ini menggunakan metode Multi-Stage Random Sampling yang melibatkan jumlah sampel 2400 orang responden di 34 provinsi dengan margin of error 2 persen.

Survei digelar sejak tanggal 23 Maret-1 Juni 2021 dengan tetap berusaha mengedepankan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya