Berita

Ketua Lotte Group Shin Dong-bin (kedua dari kiri) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam upacara peletakan batu pertama proyek petrokimia Indonesia pada Desember 2018./Ist

Bisnis

Lotte Group Lanjutkan Proyek 44 Miliar Dolar AS di Cilegon

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 09:03 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Lotte Group berencana untuk melanjutkan proyek petrokimia senilai 4,4 miliar dolar AS di Indonesia tahun depan. Ini sejalan dengan upaya korporasi memperluas bisnis di Asia Tenggara di mana permintaan berkembang pesat.

Lotte Chemical Corp. akan memulai pembangunan kompleks petrokimia termasuk pabrik ethylene dengan kapasitas tahunan 1 juta ton di Cilegon, Banten, menurut sumber industri dan laporan media asing pada 2 Agustus. Lotte Chemical akan menggelar rapat Dewan Direksi untuk memastikan investasi dapat dilakukan segera.

Operasi komersial kompleks tersebut diperkirakan menelan biaya 5 triliun won atau setara 4,4 miliar dolar AS direncanakan dimulai pada tahun 2025.


“Investasi akhir dapat ditingkatkan lebih dari rencana awal,” kata seorang pejabat Lotte Chemical seperti dikutip dari KEDGlobal.

Lotte Chemical sudah beroperasi di Asia Tenggara melalui Lotte Chemical Titan di Malaysia.

Proyek yang diberi nama Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) ini telah tertunda lebih dari 10 tahun.

Pada tahun 2011, Ketua Lotte Group Shin Dong-bin menjanjikan 5 triliun won di kompleks petrokimia.

Kelompok tersebut telah merencanakan untuk segera membangun kompleks tersebut dengan tujuan produksi komersial mulai tahun 2016. Namun proyek tersebut dihentikan karena pembicaraan dengan pemerintah terseret dan kelompok tersebut diliputi oleh perseteruan saudara kandung antara ketua dan kakak laki-lakinya Shin Dong-ju.

Shin Dong-bin berusaha untuk melanjutkan proyek setelah kemenangan atas saudaranya, tetapi dia ditangkap pada Februari 2018 karena menyuap teman dekat mantan Presiden Park Geun-hye.

Setelah dibebaskan dari penjara pada Oktober 2018, ia mengikuti upacara peletakan batu pertama pada Desember tahun ini untuk proyek yang dijadwalkan mulai beroperasi komersial pada 2023. Setelah membeli tanah, Lotte Engineering & Construction melakukan pekerjaan persiapan lahan. Tetapi Covid-19 pada tahun 2019 merusak rencana proyek.

Grup memutuskan untuk melanjutkan proyek lagi untuk memperluas pasar petrokimia di Asia Tenggara lebih cepat, mengingat meningkatnya permintaan di sana. Itu juga mengamankan cukup uang untuk keuntungan operasional yang sehat dari Lotte Chemical dan Lotte Chemical Titan.

“Kami sedang mempersiapkan proyek tanpa masalah,” kata pejabat Lotte Chemical.

“Setelah konstruksi dimulai, kami akan dapat mengatur kompleks sesuai jadwal,” sambung pejabat itu.

Lotte Chemical Indonesia, di mana Lotte Chemical memegang 49 persen saham dan Lotte Chemical Titan memiliki 51 persen, akan memimpin proyek tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya