Berita

Ilustrasi Vaksin/Net

Nusantara

Kejar Herd Immunity, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi Targetkan 1,8 Juta Penduduknya Tervaksin

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 22:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menargetkan 1,8 juta penduduknya sudah tervaksin.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, target ini untuk menciptakan herd Immunity di Kabupaten Bekasi.

Hendra menjelaskan, dalam menjalankan vaksinasi Gugus Tugas Covid-19 Bekasi melibatkan berbagai pihak untuk menempuh target ini. Diantaranya, TNI/Polri, Kemenkes, Kemenperin, Dinkes dan komunitas.


“Berdasarkan data, penduduk kita targetnya kurang lebih 1,8 juta, karena terhitung hari ini sudah 28 persen yang sudah divaksin,” ungkap Hendra seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (2/8).

Hendra optimis, dengan kerja sama yang dilakukan semua pihak, vaksinasi yang ditargetkan bakal tercapai hingga akhir Agustus ini.

Apalagi, pada bulan ini penerimaan vaksin yang disuplai pemerintah pusat mengalami peningkatan yang signifikan.

Ia pun menambahkan, pihaknya juga bakal melakukan vaksinasi dengan tiga acara yakni On The Spot, regular dan sentralisasi.

Dengan demikian, diharapkan vaksinasi kepada warga akan jauh lebih cepat.

“Kita On The Spot langsung ke pabrik-pabrik, langsung ke RW RW, kemudian yang reguler dilakukan oleh Puskesmas, baik dosis pertama maupun dosis kedua, itu reguler. Kemudian yang sentralisasi ini misalnya pabrik-pabrik yang jumlahnya sedikit di sentralkan di situ, ada dua ribu orang, tiga ribu orang tentunya ditempat yang luas dan panitia yang sudah mumpuni,” bebernya.

Hendra menyatakan Gugus Tugas menargetkan dalam sehari bisa menyasar 30-40 ribu orang per hari.

“Kalau saya hari ini sudah 12 ribu per hari. Nanti ditambah lagi dinkes, ditambah lagi TNI, tercapailah, kita sudah datakan semuanya masyarakat yang belum divaksin, udah kita jadwalkan, nah tinggal persebaran timnya harus efektif dan efisien,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya