Berita

Kantor Pusat bank bjb,/Dok

Bisnis

Dana Pihak Ketiga bank bjb Tumbuh 21 Persen di Triwulan II 2021

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 14:12 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dana Pihak Ketiga (DPK) bank bjb secara bank only pada Triwulan II 2021, mencapai Rp109,3 triliun. Jumlahnya meningkat 21% secara year on year (yoy). Pada periode yang sama di tahun lalu, DPK bank bjb mencapai Rp90,3 miliar.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, pertumbuhan DPK didorong oleh pertumbuhan komponen pendukungnya, yakni tabungan yang meningkat sebesar 12,1% yoy. Jumlah tabungan pada triwulan ini mencapai Rp22,3 triliun dibanding  periode yang sama tahun lalu sebesar Rp19,9 triliun.

Deposito juga mengalami kenaikan cukup signifikan yakni 41% yoy. Jumlah dana yang tersimpan di Deposito pada Triwulan II 2021 mencapai Rp61,19 triliun.


Sedangkan, Giro mengalami penurunan sebesar 5,6% yoy menjadi Rp25 triliun. Rasio  dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) juga turun 8,1% yoy menjadi Rp43,3 triliun.

"Sampai dengan akhir tahun 2021 ini, kami memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga pada level 9-10%," ujar Yuddy Renaldi.

Mengacu pada  laporan Bank Indonesia (BI),  penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan per Juni 2021 tumbuh sebesar 11,7%  secara tahunan (year on year/yoy) senilai Rp6.723,3 triliun. Naiknya DPK perbankan ini bisa jadi karena konsumsi masyarakat berkurang akibat motif berjaga-jaga karena tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya