Berita

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani/RMOL

Politik

PPKM akan Berakhir, PPP Minta Pemerintah Jujur atas Kondisi Kesehatan dan Ekonomi Hari Ini

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 08:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 akan ditentukan pemerintah pada hari ini, Senin (2/8).

Sebelum memutuskan dihentikan atau diperpanjang, pemerintah diminta menjelaskan secara transparan soal capaian-capaian dalam kebijakan PPKM Level 4 untuk Jawa-Bali dan PPKM level 3 di beberapa wilayah lain.

"PPP meminta pemerintah agar sebelum memutuskan melanjutkan atau tidak PPKM, sejumlah faktor dijelaskan kepada masyarakat secara transparan dan komprehensif," kata Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/8).


Arsul mengurai, faktor-faktor yang dimaksudkan antara lain evaluasi PPKM level 4 yang telah berjalan dalam beberapa pekan terakhir. Terutama, dari sisi signifikansi penurunan angka kasus Covid-19 tiap daerah.

"Lalu, evaluasi dampak PPKM level 4 terhadap sektor ekonomi masyarakat, terutama sektor informal dan UMKM yang mendominasi kegiatan ekonomi dan perdagangan di daerah-daerah," kata Arsul.

Selanjutnya, Wakil Ketua MPR RI fraksi PPP ini juga meminta pemerintah menjelaskan terkait distribusi bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat selama PPKM berlangsung.

"Bagaimana bansos selama PPKM yang kemarin dilaksanakan di lapangan. Lalu, progres dan problem vaksinasi," pungkasnya.

Pemerintah sebelumnya memutuskan memperpanjang PPKM level 4 sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Artinya, hari Senin (2/8) ini, PPKM level 4 akan berakhir.

Penerapan PPKM ini berbeda-beda di setiap daerah, menyesuaikan kategori yang diatur. PPKM di Jawa-Bali berlevel 3-4. Sementara di luar Jawa-Bali, daerah-daerah menerapkan PPKM beragam dari level 2 hingga 4.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya