Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

Tukang Becak Dilibatkan saat Distribusikan Bansos, LaNyalla Apresiasi Polres Tangerang Kota

MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 19:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Polres Metro Tangerang Kota yang melibatkan tukang becak saat mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurut LaNyalla, dengan melibatkan komunitas masyarakat, tingkat kepedulian terhadap sesama akan semakin kuat.

“Langkah Polres Metro Tangerang Kota patut diapresiasi. Karena mereka memberdayakan tukang becak untuk mendistribusikan bantuan PPKM. Para tukang becak menjadi salah satu kelompok masyarakat paling terdampak pandemi Covid-19 yang juga menjadi penerima Bansos,” tutur LaNyalla saat reses di Jawa Timur, Minggu (1/8).


Sebagai kompensasi, para tukang becak yang membagikan paket sembako secara door to door mendapatkan upah dari Polres Metro Tangerang Kota.

Setidaknya ada 75 tukang becak Tangerang Kota yang diberdayakan untuk membagikan Bansos.

“Dengan cara ini, program bantuan juga akan mendatangkan pemasukan bagi para pengayuh becak,” tuturnya.

Menurut LaNyalla, langkah Polres Metro Tangerang Kota bisa diikuti oleh kelompok donatur maupun instansi lain yang juga memiliki program bagi-bagi sembako.

“Ada banyak sekali kelompok relawan, donatur, dan instansi yang memberikan bantuan kepada warga. Program bantuan tersebut akan bertambah manfaatnya apabila penyalurannya juga membawa dampak positif bagi golongan warga yang terdampak PPKM, seperti tukang becak ini,” kata Senator asal Jawa Timur itu.

Tidak itu saja, Mantan Ketua Umum PSSI ini juga menyarankan para donatur yang ingin memberikan bantuan sosial untuk mengambil stok bahan sembako ke warung-warung kecil, yang usahanya terimbas pandemi.

Selain membantu kelompok usaha mikro, kata LaNyalla, dengan cara ini donatur ikut berperan menggerakkan roda perekonomian lokal yang dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi daerah.

“Stok untuk Bansos seperti beras, gula, minyak bisa dibeli dari toko-toko kelontong di pasar maupun yang berada di kompleks pemukiman warga. Tentunya hal tersebut akan menambah nilai dan manfaat dari program tali kasih para donatur,” jelasnya.

Dengan membeli setok sembako di toko-toko kelontong di pasar, donatur juga membantu para kuli panggul yang pemasukannya menurun drastis karena pemberlakuan PPKM.

“Sejak pandemi, banyak masyarakat takut keluar atau datang ke pasar dan lebih memilih belanja secara online. Akhirnya kuli pikul yang biasa mencari nafkah dengan membantu membawakan belanjaan pengunjung pasar ikut terkena imbas,” tuturnya.

LaNyalla menambahkan, ada banyak cara yang bisa ditempuh donatur untuk membantu sesama. Contoh lainnya adalah membantu gerakan nasi bungkus dengan melibatkan kelompok usaha kuliner kecil, seperti warung nasi, warteg, atau pedagang kaki lima (PKL).

LaNyalla mengajak masyarakat untuk saling membantu menghadapi pandemi Corona.

“Beban berat jika dipikul bersama-sama pasti akan terasa lebih ringan. Konsep ini yang harus dibangun dalam kita menghadapi PPKM,” tutup LaNyalla.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya