Berita

Pesawat Lion Air/Net

Nusantara

Rumahkan 8.000 Karyawannya, Lion Air Terjepit Pandemi

MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 10:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keadaan pandemi Covid-19 membuat Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja hingga 35 persen dari total karyawannya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengumumkan, sebanyak 25-35 persen dari total 23.000 karyawan Lion Air Group akan dirumahkan. Itu mencakup sekitar 5.750 hingga 8.050 karyawan.

"Selama mereka (karyawan) yang berstatus dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan. Selama dirumahkan akan diadakan pelatihan secara virtual (online) sesuai dengan bagian (unit) masing-masing. Keputusan ini berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujar Danang, dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (31/7).


Lebih lanjut, ia mengatakan, keputusan itu dengan berat diambil perusahaan karena harus merampingkan operasi, mengurangi pengeluarkan, dan merestrukturisasi karena dampak pandemi Covid-19.

Sebelum memutuskan mengurangi jumlah karyawan, Lion Air Group juga telah mengurangi rute perjalanan.

Namun saat ini, rata-rata perusahaan hanya mengoperasikan 10-15 persen dari kapasitas normal sebelum pandemi, yaitu 1.400 penerbangan sehari.

Kondisi pasar dan jumlah penumpang yang mengalami penurunan mengakibatkan jumlah frekuensi terbang juga menurun, dan pendapatan anjlok.

Dalam pernyataannya, Danang menuturkan, Lion Air Group mengapresiasi kinerja seluruh karyawan

"Harapan utama pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga operasional dan layanan penerbangan normal kembali," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya