Berita

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah/Net

Politik

Percepat Penyaluran BSU, Kemenaker Bantu Bukakan Rekening untuk Pekerja Penerima Bantuan

SABTU, 31 JULI 2021 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pekerja yang menjadi calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) bakal dibantu Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membuka rekening di bank milik pemerintah.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menerangkan, bantuan membuka rekening bank dilakukan pihaknya untuk mempercepat proses penyaluran BSU.


"Bantuan pembuatan rekening ini bertujuan agar penyaluran BSU bisa berjalan lebih efisien dan efektif," ujar Ida dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (31/7).

"Bantuan pembuatan rekening ini bertujuan agar penyaluran BSU bisa berjalan lebih efisien dan efektif," ujar Ida dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (31/7).

Ida menjelaskan, pekerja calon penerima BSU akan mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per bulan, yang rencananya akan dimulai pada bulan Agustus.

"Pada penyaluran bulan depan, pemerintah akan langsung mengirimkan besaran uang untuk 2 bulan, sehingga pekerja calon penerima BSU akan mendapatkan Rp 1 juta," imbuhnya.

Ida mengingatkan, kepada calon penerima BSU memastikan mereka terdaftar sebagai anggota BP Jamsostek. Sebab, Kemenaker mendata para calon penerima BSU yang sudah terdaftar sebagai anggota BP Jamsostek.

"Dibuktikan dengan nomor kepesertaan yang aktif hingga Juni 2021," pesannya.


BSU yang digelontorkan pemerintah untuk mengatasi dampak pandmei Covid-19 ditujukan kepada pekerja yang memiliki gaji maksimal Rp 3,5 juta.

Para pekerja yang mendapat bantuan ini harus berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah.

"Diutamakan yang bekerja pada sektor barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa (kecuali jasa pendidikan dan kesehatan) sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BP Jamsostek," papar Ida.

Untuk mendukung realisasi BSU itu, Kemenaker telah menerima data satu juta calon penerima BSU dari BP Jamsostek. Kemenaker akan memeriksanya kembali dengan menyamakan format data agar menghindari duplikasi data.

"Varibel yang diperiksa meliputi norek, nik, sektornya. Selain itu dilakukan penyelarasan dengan data penerima bantuan pemerintah lainnya," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya