Berita

Pimpinan DPR, Sufmi Dasco Ahmad, saat meninjau Pasar Tanang Abang/Ist

Politik

Pimpinan DPR Pastikan Pedagang Tanah Abang Tak Ingin Kibarkan Bendera Putih

SABTU, 31 JULI 2021 | 02:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kembali turun ke lapangan meninjau vaksinasi di Pasar Tanah Abang. Vaksinasi ini dilaksanakan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IPPI) dan Polri pada Jumat (30/7).

Dasco yang juga Kordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR itu dalam sidaknya ditemani Wakil Ketua Komisi IX Emanuel Melkiades Laka Lena dan anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburrokhman.

"Pada hari ini kami meninjau vaksinasi yang diselenggarakan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia dan Polri, vaksinasi di sini sudah rencanakan di DPR beberapa waktu lalu," kata Dasco di lokasi.


Wakil Ketua DPR RI itu melihat pedagang Pasar Tanah Abang di Blok A hari ketiga vaksinasi cukup antusias. Dasco sudah melihat kios-kios yang masih buka dan tetap ingin terus berjualan.

"Pedagang menyatakan bahwa mereka tidak ingin menyerah apalagi mengibarkan bendera putih. Mereka ingin vaksinasi supaya bisa terus melanjutkan roda perekonomian dan menang lawan Covid-19," ucap Dasco.

Dengan antusiasme pedagang yang mau divaksin, Dasco menyarankan kepada pengelola pasar agar vaksinasi hariannya ditambah lagi. Selain itu, pedagang dari blok lain juga masih meminta penambahan hari untuk vaksinasi.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri menyebut, dari target vaksinasi di DKI Jakarta sebesar 100 ribu yang sudah berjalan, di Tanah Abang sudah diberikan sebanyak 20 ribu vaksinasi.

"Targetkan DKI Jakarta sekitar 100 ribu ini sudah berjalan di Jakarta Timur secara terus-menerus, hari ini Tanah Abang karena antusias pedagangnya cukup sebesar 20.000 pedagang ada di Tanah Abang. Ini fase kesekian kali tapi berkat kerjasama dengan semua pihak alhamdulillah hari ketiga ini berjalan dengan lancar," demikian Abdullah.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya