Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Jerry Massie Desak Kemhan Transparan dalam Pengadaan Alpahankam

JUMAT, 30 JULI 2021 | 18:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengadaan tender Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) di Kemeterian Pertahanan diingatkan agar selalu hati-hati dan transaparan.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, meminta Kemenhan yang dipipimpin Prabowo Subianto menerapkan prinsip keterbukaan tersebut, mengingat publik membutuhkan transparansi informasi di masa sulit Pandemi Covid-19 sekarang ini.

"Intinya setiap pengadaan barang harus hati-hati dan tidak boleh mengganggu anggaran untuk penanganan Covid-19. Tender atau lelang apapun itu, Kemenhan harus transparan mulai dari SPK atau Surat Perintah Kerja sampai pemenang tender," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/7).


Dalam memilih rekanan, kata Jerry, Kemenhan juga harus memastikan pemenang tender bukan perusahaan yang pernah bermasalah atau sedang dipailit dan bahkan sudah blacklist di tempat lain.

"Dan yang lebih penting, agar tidak terjadi masalah hukum. Perusahaan yang dipakai juga harus-benar-benar bersih. Bukan milik pejabat yang disusupi atau bahkan dewan direksinya terjadi nepotisme," ungkapnya.

Jika sudah ada perusahaan yang benar-benar masuk kriteria dan dipandang tak akan menimbulkan masalah dikemudian hari, Kemenhan juga dia minta tidak menunda-nunda proyek tersebut.

Adapun dalam proses lelang, Jerry meminta agar proses pengadaannya jangan dipending secara sengaja, kecuali ada masalah yang terjadi di dalamnya.

"Jika sudah tidak ada masalah, sebaiknya jangan dipending. Ingat banyak transaksional di dalam proses lelang, ini yang harus benar-benar hati-hati," pesannya.

Yang paling utama, ia mewanti-wanti pemenang tender paket lelang agar bisa segera diumumkan secara terbuka. Karena ia memprediksi justru akan timbul masalah jika tidak dilakukan transparansi.

"Jangan sampai sudah ada pemenang tapi sengaja dipending dan bahkan membuka lelang baru dengan pengadaan barang yang sama," urainya.

Untuk proses lelang, Jerry berharap mekanisme yang dilakukan sesuai perundang-undangan, seperti pada Undang-Undang Lelang (Vendu Reglement, Ordonantie 28 Februari 1908 Staatsblad 1908: 189 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Staatsblad 1941:3)

Instruksi Lelang ( Vendu Instructie, Staatsblad 1908: 190 telah beberapa kali diubah. Terakhir, dengan Staatsblad 1930:85); (Cara Lelang Beserta Prosedur-Prosedurnya).

"Proses lelang juga harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 27 /PMK.06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang," tandasnya.

Terkait hal ini, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta sudah menyinggung empat prioritas utama yang harus dilakukan Kemhan, khususnya terkait kondisi geopolitik dunia dengan dinamika pertahanan-keamanan yang meningkat.

Salah satunya, menurut Sukamta, adalah dukungan dan pengembangan riset dan industri pertahanan harus sejalan dengan upaya peningkatan alat utama sistem senjata (alutsista) pertahanan.

"Rencana anggaran alutsista yang nilainya ribuan triliun rupiah, pendukung utamanya ialah industri pertahanan dalam negeri dengan produk-produk karya anak bangsa bukan impor. Impor alutsista hanya akan memperkuat industri pertahanan asing dan membuat Indonesia tergantung asing," ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa dalam APBN 2021 telah dianggarkan senilai Rp136,9 triliun untuk Kemhan dan alokasi anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya