Berita

Data survei Asian Development Bank (ADB) terkait dampak Covid-19 terhadap UMKM/Repro

Politik

Manajemen Ketahanan Bisnis Penting untuk Selamatkan UMKM di Tengah Bencana Pandemi

JUMAT, 30 JULI 2021 | 04:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki ancaman bencana alam maupun nonalam yang tinggi.

Tragisnya, kejadian bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, namun juga berdampak pada lembaga usaha.

"Bencana secara nyata telah mengganggu keberlangsungan bisnis lembaga usaha," kata Plt Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7).


Bencana yang terjadi di Indonesia sudah banyak menyebabkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hancur dan sulit untuk kembali pulih. Oleh karenanya, Harmensyah menilai perlu adanya manajemen ketahanan bisnis.

"Ketahanan bisnis atau business continuity management (BCM) menjadi sangat penting agar lembaga usaha dapat segera pulih usai terjadinya bencana," lanjut Harmensyah.

Berdasarkan hasil survei cepat Asian Development Bank (ADB) menunjukkan, 48,6 persen UMKM Indonesia tutup akibat Covid-19. Di sisi lain, pandemi seperti saat ini memerlukan pembaharuan strategi serta perubahan mindset agar lembaga usaha dapat bertahan.

"Konsep ketangguhan lembaga usaha meliputi bagaimana lembaga usaha melakukan kesiapsiagaan bencana, bertahan saat terjadi bencana, serta pulih dengan cepat atau punya daya lenting setelah terjadinya bencana," lanjut Plt. Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo.

Ia mencontohkan, dalam masa pandem,  konsumen lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan, serta mengurangi mobilitas dengan tetap di rumah.

"Melihat kecenderungan ini, maka digitalisasi proses bisnis menjadi salah satu strategi yang harus dilakukan UMKM," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya