Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bahu-membahu, Maroko-Yunani Sukses Ringkus Senior ISIS

KAMIS, 29 JULI 2021 | 13:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerjasama dinas intelijen antara Maroko, Yunani, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) berhasil menangkap seorang petinggi ISIS di Suriah.

Tersangka merupakan seorang warga negara Maroko berusia 28 tahun. Ia dikenal sebagai Abu Muhammad AlFateh dan telah bergabung dengan ISIS di Suriah sejak 2014.

Sebelum memenang posisi senior di ISIS, ia masuk divisi khusus di wilayah Deir ez-Zor, dan di apa yang disebut "polisi agama" atau "Hisbah" di Wilaya Raqqa.


Dari laporan MAP News, penangkapannya dilakukan oleh dinas keamanan Maroko dan Yunani pada Selasa (27/7).

Otoritas kehakiman Maroko telah diberitahu tentang penangkapan tersangka dan koordinasi sedang dilakukan dengan otoritas Yunani melalui kantor Interpol Direktorat Jenderal Keamanan Nasional untuk mengirim dokumen permintaan ekstradisi resmi.

Menurut sumber keamanan, penangkapan tersangka merupakan hasil dari koordinasi bersama dan pertukaran intelijen yang dilakukan dalam kerangka kerja sama keamanan multilateral.

Surat perintah penangkapan internasional dikeluarkan oleh otoritas kehakiman Maroko atas dugaan keterlibatannya dalam mempersiapkan implementasi plot teroris besar dan melakukan operasi sabotase di Maroko.

Al Fateh juga diketahui muncul dalam rekaman video yang mendokumentasikan penargetan seorang pejuang Suriah dengan senjata militer, saat dia memutilasi mayat dan mengancam akan melawan orang-orang yang dia sebut musuh agama.

Menurut intelijen, Al Fateh berhasil melarikan diri dari tempat pertempuran ISIS di Suriah menuju Eropa, khususnya Yunani, dengan menggunakan dokumen pribadi palsu dan identitas palsu. Namun dia diidentifikasi dan ditangkap sebagai bagian dari operasi keamanan bersama.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya