Berita

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

SBY Berdoa, Minta Tuhan Membimbing Pemerintah Indonesia

RABU, 28 JULI 2021 | 18:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tuhan Yang Maha Kuasa dimohon berkenan untuk membimbing pemerintah Indonesia yang sedang bekerja menangani pandemi Covid-19 yang mematikan. Tuhan Yang Maha Penyayang juga dimohon berkenan menyelamatkan Indonesia.

Ini antara lain isi doa mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyoo (SBY) yang dipanjatkan via akun Twitter @SBYudhoyono beberapa saat lalu (Rabu, 28/7).

SBY yang berkuasa sebagai orang nomor satu di Indonesia pada periode 2004 sampai 2014 itu mengatakan, permohonan itu dipanjatkan sambil tetap gigih berikhtiar.


“Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan kami semua. Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini. Amin,” demikian doa SBY itu.

Doa singkat yang dipanjatkan SBY ini adalah twit pertamanya dalam beberapa bulan terakhir ini.

Sebelum twit doa ini, SBY terakhir kali berkicau pada tanggal 26 April lalu, saat menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI 402 milik TNI AL di perairan utara Bali.

Sebanyak 53 prajurit Hiu Kencana tewas dalam tragedi itu, dan SBY menyebutnya sebagai “great loss”.

SBY dan Partai Demokrat yang didirikannya, kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), belakangan kerap dituduh terlibat dalam upaya merongrong pemerintahan yang sah lewat berbagai aksi yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap upaya pemerintah menangani Covid-19.

Padahal faktanya, Partai Demokrat cukup banyak berbuat dan memberikan bantuan demi meringankan beban masyarakat.

Di sisi lain, Partai Demokrat juga sedang diganggu oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko yang ingin merebut kepemimpinan Partai Demokrat dari AHY.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya