Berita

Politisi Gerindra Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Yakin Ekonom dan Politisi Mlongo Lihat Ekonomi Tumbuh di Atas 8 Persen

RABU, 28 JULI 2021 | 17:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono meyakini Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen.

Arief Poyuono mengatakan, kalau pandemi virus corona baru (Covid-19) di seluruh dunia terkendali maka ekonomi Indonesia adalah negara yang paling cepat bangkit.

Argumentasi mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah hanya Indonesia satu-satunya negara yang memiliki budaya kegiatan ekonomi.


Dalam pandangan Arief Poyuono, tidak semua negara memiliki apa yang disebut The Culture of Economy Activity.

"Tidak semua bangsa memiliki The Culture of Economy Activity. Jadi maaf prediksi para ekonom dan politisi Indonesia penganut paham pesimistis akan melongo nanti  melihat perekonomian Indonesia tumbuh hingga di atas 8 persenan," demikian keyakinan pria yang juga Ketua Umum Forum Serikat Pekerja (FSP) BUMN itu, Rabu (28/7).

Untuk itu, Arief menyarankan agar program vaksinasi harus segera mencapai target. Selain itu kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Ia tidak ingin, saat negara lain sudah menggerakkan roda ekonominya, Indonesia belum selesai mengendalikan virus asal Kota Wuhan, China itu.

"Maka akan membuat menjadi sulit memulai kegiatan perekonomian secara normal," demikian kata Arief.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya