Berita

Aturan jaga jarak 2 meter untuk menghindari penyebaran Covid-19/Net

Dunia

Heboh Di Inggris, Sejumlah Menteri Khawatir Covid-19 Menyebar Lewat Kentut

RABU, 28 JULI 2021 | 08:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemungkinan penyebaran Covid-19 melalui kentut menjadi heboh di Inggris setelah sejumlah menteri menyampaikan kekhawatirannya.

The Telegraph melaporkan, seorang menteri anonim mengatakan bahwa ia dan menteri-menteri lainnya melihat ada kemungkinan virus corona menyebar lewat kentut. Lantaran di Australia ada bukti hubungan terkait genom antara dua individu dari bilik toilet.

Selain itu, terjadi penyebaran penyakit melalui pipa limbah selama penguncian di Hong Kong ketika tikungan U telah mengering.


Mereka mengatakan, kemungkinan tersebut dapat terjadi karena Covid-19 merupakan penyakit pernapasan dengan penularannya sebagian besar terjadi melalui hidung, mulut, dan mata.

Ketika dimintai komentar, jurubicara Boris Johnson mengatakan sang perdana menteri tidak khawatir, namun akan mencari bukti ilmiah.

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di India pada September 2020 mengungkap rute transmisi alternatif dari Covid-19. Disebutkan kentut memang memiliki kecenderungan untuk membawa partikel mikro yang memiliki kapasitas untuk menyebarkan bakteri.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan SARS-CoV-2 ditemukan dalam feses dan urin, bahkan pada orang yang tidak memiliki gejala Covid-19

Kendati begitu, para ahli dari Massachusetts Institute of Technology menyimpulkan, risiko tersebut dapat diabaikan dengan selalu membersihkan toilet.

Sementara terkait penyebaran virus lewat kentut, seorang ahli di Australia, Dr. Norman Swann juga pernah membahasnya pada April 2020. Ia menyebut risikonya lebih kecil lantaran ada pakaian dalam yang memiliki fungsi mirip seperti masker.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya