Berita

Dua personel POM AU mengamankan salah seorang warga, salah satunya menginjak kepala/Repro

Nusantara

Dua Anggota POM AU Yang Menginjak Kepala Warga Di Merauke Sudah Ditahan

SELASA, 27 JULI 2021 | 20:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dua personel Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) yang videonya viral tengah mengamankan salah seorang anggota masyarakat telah ditahan.

Dalam video berdurasi 1 menit 20 detik itu terlihat dua anggota berseragam TNI AU sedang mengamankan seorang pria, kemudian salah satu personel menginjak kepala pria tersebut dengan menggunakan sepatu lars.

Kabar penahanan terhadap personel tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan AU (Kadispenau) Marsma Indan Gilang Buldansyah. Saat ini, kata Indan oknum personel POM AU yang ada di video tersebut sudah ditahan POM AU Lanud J.A Dimara.


"TNI AU sangat menyesalkan adanya kejadian," kata Indan saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (27/7).

Adapun peristiwa tersebut terjadi tadi Senin siang (26/7) di Merauke, Papua. Dalam video terlihat pria yang diamankan tampak tidak bisa bicara alias tuna wicara tengah berdebat dengan seseorang lalu kemudian diamankan oleh dua orang personel POM AU.

Indan tak menjelaskan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Namun, dia menegaskan, TNI AU menyesalkan tindakan anggotanya.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya