Berita

Acara International Summer Course 2021 yang digelar Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka)/Net

Nusantara

FEB Uhamka Gelar Acara International Summer Course 2021

SELASA, 27 JULI 2021 | 14:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Acara International Summer Course 2021 resmi dibuka Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) secara virtual pada Senin (27/7).

Acara berskala internasional bertema “Digital Innovation for Islamic Financial Inclusion” ini dibuka langsung oleh Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro secara virtual. Saat membuka acara, Gunawan tegas menyatakan kebanggannya pada acara yang digelar FEB Uhamka.

“Acara ini merupakan kebanggaan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, khususnya Program Studi Ekonomi Islam yang baru berumur lima tahun,” ujarnya.


Sementara itu, Dekan FEB Uhamka, Zulpahmi menyatakan bahwa dengan keberanian ini, Program Studi Ekonomi Islam FEB Uhamka bisa lebih berkembang dan menyusul program studi lain dalam hal prestasi.

“Acara ini juga sekaligus mendorong teman-teman untuk belajar bagaimana menjadi seorang muslim yang baik dengan mulai belajar bermuamalah sesuai syariat,” harapnya.

Perwakilan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) yang turut mendukung acara ini, Rahmatina Awaliyah Kasri merasa bangga bisa bekerjasama dengan institusi pendidikan seperti Uhamka dalam melaksanakan seminar terkait ekonomi dan keuangan Islam.

“Harapan saya, ke depan bisa terus melakukan kolaborasi hal yang serupa,” ujarnya.

Pembukaan sekaligus hari pertama acara tersebut dihadiri sebanyak 85 peserta dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun luar negeri. Adapun acara ini akan digelar selama lima hari.

Acara dibuka dengan materi bertema “Capital Market: Digitalization and Disruption on Islamic Capital Market” yang disampaikan oleh Yadi Nurhayadi.

Ketua pelaksana sekaligus Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB UHAMKA, Ummu Salma Al Azizah berharap pengetahuan dan pengalaman yang didapat dari acara ini bisa memberikan manfaat bagi peserta, terutama untuk memahami peran dasar sistem ekonomi dan keuangan Islam dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya