Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Kemampuan Kognitif Biden Diragukan Lagi, Republik Yakin Sang Presiden Akan Segera Dipaksa Mundur

SELASA, 27 JULI 2021 | 06:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi kesehatan dan kerentaan Presiden Joe Biden kembali dipersoalkan oleh oposisi, bahkan masih di tahun pertamanya menjabat.

Biden yang saat ini berusia 78 tahun merupakan presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat (AS). Sejak pemilihannya pada tahun lalu, usia Biden telah memicu perdebatan, dengan kemungkinan ia tidak akan bertahan di kursi kepresidenan sesuai masa jabatan.

Seorang mantan dokter Gedung Putih yang saat ini menjadi anggota kongres dari Partai Republik, Ronny Jackson, menyuarakan keraguannya terhadap kebugaran Biden dan khawatir dengan nasib negara.


Di Twitter, ia meragukan kemampuan kognitif Biden, lantaran dalam beberapa kesempatan sang presiden tampak "tidak sadar".

"Dia benar-benar HILANG. Perlu ujian kognitif SEKARANG!" cuit mantan dokter pribadi Presiden Barack Obama dan Donald Trump ini pada Sabtu (24/7).

Dalam cuitan itu, ia juga mengunggah video ketika Biden menjawab pertanyaan wartawan mengenai penggelapan dana polisi.

Ketika itu wartawan bertanya "Apakah ada orang di Partai Demokrat yang menginginkan pembubaran polisi?", kemudian Biden menjawab "Apakah ada orang di Partai Republik yang berpikir kami menghisap darah anak-anak?"

Jawaban Biden cukup membingungkan wartawan. Ketika akan ditanya lebih lanjut, Biden tersenyum dan pergi.

Selain itu, dalam penampilannya di CNN pada Rabu malam (21/7), Biden diejek oleh kelompok konservatif di media sosial karena membuat pernyataan palsu mengenai kemanjuran vaksin Covid-19. Ia juga berbicara mengenai "membantu anak-anak mencari tahu apakah ada manusia di bulan atau apakah alien ada di Bumi atau tidak", dan memberikan beberapa referensi teori konspirasi tidak jelas yang membingungkan penonton.

Awal bulan ini, Biden juga terpaksa mengandalkan catatan untuk menjawab pertanyaan wartawan di toko kue Michigan.

Bulan lalu, Jackson dan selusin anggota DPR dari Partai Republik mengirim surat yang meminta Biden untuk mengambil tes fungsi kognitif, seperti halnya yang dilakukan oleh Trump dan merilis hasilnya secara terbuka.

"Rakyat Amerika pantas mendapatkan transparansi penuh tentang kemampuan mental pemimpin terpilih tertinggi mereka. Saya telah mengatakan bahwa itu hanya akan menjadi lebih buruk. Dan coba tebak? Kami sedang menyaksikan itu terjadi tepat di depan mata kami sekarang," ujar Jackson kepada Fox News.

Menurut Jackson, kondisi kesehatan Biden adalah masalah keamanan nasional. Dengan kemungkinan buruknya kondisi tersebut, ia menyarankan Biden untuk mengundurkan diri.

"Ini adalah masalah keamanan nasional saat ini," ujarnya.

"Saya pikir dia akan mengundurkan diri. Mereka akan meyakinkan dia untuk mengundurkan diri dari kantor dalam waktu dekat untuk masalah medis, atau mereka harus menggunakan Amandemen ke-25 untuk menyingkirkan orang ini," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya