Berita

Presiden Joko Widodo saat tinjau rumah oksigen gotong royong inisiatif Kadin dan Go TO/Ist

Politik

Jokowi Apresiasi Kerjasama Kadin Dan GoTo Bangun Rumah Oksigen Gotong Royong

SENIN, 26 JULI 2021 | 17:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan GoTo atas inisiatifnya membangun Rumah Oksigen Gotong Royong.

Kolaborasi itu sebagai wujud perhatian untuk membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit di tengah lonjakan jumlah pasien virus corona baru (Covid-19).

Apresiasi itu disampaikan secara langsung oleh Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Rumah Oksigen yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur, tersebut.  


“Saya melihat secara langsung Rumah Oksigen Gotong Royong yang dalam proses ini belum selesai. Nanti akan selesai minggu depan dan akan rampung 100 persen nanti mungkin di awal Agustus yang bisa menampung kurang lebih 500 pasien,” ujar Presiden Jokowi di lokasi kemarin (24/7).

Bahkan tidak hanya Kadin, Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja sama gotong royong antara Kadin dan perusahaan lainnya, yaitu GoTo, PT Aneka Gas Industri (Samator), dan PT Master Steel sebagai pemilik lahan.

Jokowi berharap, inisiatif serupa dapat dilakukan tidak hanya di Jakarta melainkan juga di daerah lain, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur yang cukup tinggi.

“Saya sangat menghargai dan kita berharap ini tidak dibangun, dikerjakan di Jakarta saja, tetapi bisa di-copy di tempat-tempat lain, di provinsi-provinsi lain. Kita harapkan nanti ini segera bisa dioperasikan dan bisa dimanfaatkan oleh rakyat,” lanjutnya.

Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid yang turut hadir mendampingi Presiden Jokowi bersama CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif pembangunan Rumah Oksiden pertama ini yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha.

Arsjad berharap, inisiatif ini bisa diwujudkan juga di kota-kota lain, terutama yang membutuhkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.

“Selain di sini, nanti di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan lain-lain. Kita mengharapkan semua pengusaha untuk bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk kita memenangkan perang melawan pandemi,” ujarnya.

CEO GoTo Andre Soelistyo menambahkan jika semua pasien yang memerlukan hanya oksigen bisa ditampung di sini sementara rumah sakit dapat digunakan untuk pasien-pasien yang memerlukan tambahan medical support.

“Mudah-mudahan dengan begini kita semua bisa gotong-royong, swasta, pemerintah, semua, untuk bisa memerangi perang pandemic ini lebih baik lagi,” tutur Andre.

Rumah Oksigen Gotong Royong merupakan fasilitas kesehatan semipermanen yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Kehadiran rumah oksigen tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap oksigen medis.  Kehadiran rumah oksigen bisa mengurangi tekanan pada rumah sakit dalam penanganan pasien Covid-19.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya