Berita

Presiden Jokowi saat sidak obat di salah satu apotik di Kota Bogor/Net

Politik

Jokowi Sidak Cari Obat, Rocky Gerung: Bagaimana Mungkin Ada Uang Rp 1.200 Triliun, Tapi Obat Kosong

SENIN, 26 JULI 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo tidak perlu melakukan sidak ke apotek untuk memastikan bahwa distribusi obat terapi pasien virus corona baru (Covid-19) tidak merata.

Pakar filsafat Rocky Gerung mengatakan, Presiden Jokowi baiknya duduk di Istana untuk mengkordinasi jajaran kabinetnya dalam memastikan tidak ada kekurangan kebutuhan medis di masa pandemi.

"Presiden harusnya ada di istana supaya oksigen dan obat tidak kekurangan, sekarang dia malah ke apotek memastikan apotek tidak punya obat," kata Rocky dalam tayangan video di akun Youtube Rocky Gerung Official, Sabtu (24/7).


Meski begitu kata Rocky, ada pesan penting dari sidak Jokowi. Yakni, kepala negara ingin rakyat pasrah pada nasib saat terpapar Covid-19.

"Kita bisa lihat nanti akibatnya apa, masyarakat kalau Isoman ya terima nasib saja karena dia tidak punya inisiatif untuk mencari obat," katanya.

"Kan presiden sudah bilang, kita nggak punya obat, kalian siap-siap jadi mayat," tambahnya.

Rocky juga tidak habis pikir, ketika Presiden Jokowi tidak menemukan obat antivirus Covid-19 saat pemerintah sudah menganggarkan Rp 1.200 triliun untuk penanganan pandemi. "Bagaimana mungkin ada uang Rp 1.200 triliun di APBN+untuk tangani pandemi, tapi obatnya kosong," pungkasnya.

Pada Jumat (23/7) Presiden Jokowi blusukan mengecek ketersediaan obat yang dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19.  

Salah satu apotik yang didatangi adalah Apotik di Villa DUta, Kota Bogor, Jawa Barat.

Meski demikian, saat menanyakan ke petugas Jokowi tidak mendapatkan obat yang diinginkan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya