Berita

Kepala Komando Pusat AS (USCENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie/Net

Dunia

AS Akan Tingkatkan Serangan Udara Di Afghanistan Jika Taliban Terus Berulah

SENIN, 26 JULI 2021 | 06:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan misi serangan udara di Afghanistan, dan akan terus melakukannya jika Taliban tidak berhenti melakukan tindakan ofensif.

Begitu peringatan yang disampaikan oleh Kepala Komando Pusat AS (USCENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie kepada Taliban dalam konferensi pers di Kabul pada Minggu (25/7).

"Amerika Serikat telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan selama beberapa hari terakhir dan kami siap untuk melanjutkan tingkat dukungan ini dalam beberapa pekan mendatang jika Taliban melanjutkan serangan mereka," tekan McKenzie, seperti dikutip Reuters.


Tidak jelas apakah serangan AS juga akan berlanjut setelah 31 Agustus, tenggat waktu seluruh misi militernya di Afghanistan ditarik.

Tetapi McKenzie mengatakan, kemenangan Taliban tidak bisa dihindari, walau solusi politik tetap menjadi kemungkinan.

"Pemerintah Afghanistan menghadapi ujian berat di hari-hari mendatang. Taliban berusaha menciptakan kondisi tak terhindarkan," ujarnya.

Dalam pernyataannya, McKenzie mengungkap, kemungkinan akan ada peningkatan serangan setelah liburan Idul Adha lalu dan Taliban akan fokus pada pusat-pusat kota yang ramai penduduk.

"Mereka harus berurusan dengan kota-kota jika mereka ingin mencoba dan merebut kembali kekuasaan. Saya tidak berpikir itu adalah kesimpulan yang pasti bahwa mereka mereka akan dapat merebut daerah perkotaan ini," jelasnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, di tengah penarikan pasukan AS dan NATO dari Afghanistan, Taliban melancarkan serangan di hampir seluruh wilayah, merebut beberapa pos pemeriksaan dan distrik.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya