Berita

Stephen Harmon/Net

Dunia

Sering Mengolok-olok Vaksin, Pria Ini Justru Meninggal Karena Covid-19

MINGGU, 25 JULI 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pria asal California yang dikenal anti-vaksin Covid-19 dikabarkan telah meninggal dunia setelah berjuang melawan infeksi virus corona.

Adalah Stephen Harmon, sosok yang vokal menentang vaksin Covid-19. Pria 34 tahun itu bahkan sering membuat lelucon dan mengolok-olok mengenai vaksin.

"Mendapat 99 masalah tidak apa-apa, selama tidak mendapat satu vaksin," ujar Harmon di media sosialnya pada bulan lalu.


Setelah itu, muncul kabar ia dirawat di sebuah rumah sakit di luar Los Angeles karena pnemonia dan Covid-19. Kemudian pada Rabu (21/7), ia dinyatakan meninggal dunia.

Beberapa hari menjelang kematiannya, Harmon mendokumentasikan perjuangannya untuk tetap hidup. Ia mengunggah foto dirinya terbaring di ranjang rumah sakit.

"Tolong doakan, mereka (tenaga medis) benar-benar akan mengintubasi saya dan memasangkan ventilator," cuitnya.

Cuitan terakhirnya muncul pada hari kematiannya. Harmon mengatakan ia memutuskan untuk menjalani intubasi.

"Belum tahu kapan bangun, mohon doanya," tulisnya.

Terlepas dari perjuangannya melawan Covid-19, Harmon masih terkekeh untuk menolak vaksinasi. Ia yakin keyakinan agamanya akan melindungi hidupnya.

Ia juga sempat mengatakan bahwa ia lebih mempercayai Alkitab daripada pakar penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci.

Saat ini pemerintah AS mendapat tantangan yang luar biasa dari kelompok anti-vaksin. Di tengah lonjakan kasus Covid-19 karena varian Delta yang lebih menular, pemerintah terus mengupayakan agar vaksinasi dilakukan dengan lebih cepat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya